AMPG Sumut: Yasir Ridho Lubis Milik Golkar

- Kamis, 20 Februari 2020 23:52 WIB
AMPG Sumut: Yasir Ridho Lubis Milik Golkar
istimewa
Akhmad Yasir Ridho Lubis
DRberita | DPD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut memasptikan dukungannya ke Akhmad Yasir Ridho Lubis untuk menjadi ketua di Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sumut.

"Kami (AMPG) sudah pastikan mendukung Yasir Ridho Lubis jadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di musda nanti, 23-24 Februari di Hotel JW Marriot," ucap Sekretaris DPD AMPG Sumut Zainal Sinambela di kawasan, Medan Denai, Medan, Kamis 20 Februari 2020.

Menurut Zainal, syarat yang ditetapkan untuk calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut, semuanya sudah ada pada Akhmad Yasir Ridho Lubis. "Lengkap sudah, semua syarat sudah ada. Yasir Ridho Lubis milik Golkar," kata Zainal.

Partai Golkar menetapkan sembilan syarat bagi kader yang ikut dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sumut.

Pertama, pernah menjadi pengurus Partai Golkar tingkat provinsi maupun pengurus tingkat global kabupaten atau pernah menjadi pengurus provinsi organisasi pendiri dan yang didirikan selama 1 periode penuh.

Kedua, berpendidikan minimal S1 sederajat. Ketiga, aktif terus menerus menjadi anggota partai golkar sekurang-kurangnya 5 tahun dan tidak pernah menjadi anggota partai politik lain.

"Seleanjutnya, dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Partai Gokar. Memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan tidak tercela," kata Zainal.

"Memiliki kapabilitas dan akseptabilitas. Tidak pernah terlibat G30S PKI. Bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerja sama secara kolektif dalam Partai Golkar," sambungnya.

Kesembilan yang berat, kata Zainal, tidak mempunyai hubungan suami/istri atau keluarga sedarah dalam satu garis lurus ke atas dan ke bawah yang duduk sebagai anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota mewakili partai politik lain atau menjadi pengurus partai politik lain dalam satu wilayah yang sama.

"Setelah sembilan syarat lengkap, calon ketua harus mendapat dukungan suara minimal 30 persen dari jumlah pemilih," kata Zainal. (art/drc)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru