GMNI Medan Kutuk Sikap Refrensif Polisi Pada Mahasiswa

Artam - Rabu, 25 September 2019 22:52 WIB
GMNI Medan Kutuk Sikap Refrensif Polisi Pada Mahasiswa
drberita/istimewa
Ketua Badan Kerja GMNI Kota Medan Yesra Umar Hasibuan.
DRberita | Ketua Badan Kerja Cabang GMNI Kota Medan Yersa Umar Hasibuan menilai aksi mahasiswa di depan gedung DPRD sumut, Selasa 24 September 2019, kemarin masih dalam bentuk kewajaran dalam menyampaikan aspirasinya sebagai generasi penerus bangsa.

"Ada hal-hal yang terjadi dalam aksi unjuk rasa yang berjalan tidak sebagaimana mestinya dan menimbulkan keriuhan, membuat kepolisian reprensif adalah salah satu hal yang sebenarnya dapat diatasi secara bijaksana," ungkap Yersa, Rabu 25 September 2019.

Apa yang terjadi, lanjut Yesra, tidak merupakan alasan kepolisian bertindak reprensif. Tindakan yang diambil kepolisian telah mencederai Hak Asazi Manusia (HAM).

"HAM dalam negara hukum adalah mutlak dan harus dijaga, bahkan oleh penegak hukum sekalipun," katanya.

"Dalam alasan apapun juga atau bahkan dengan alasan pengerusakan mobil polisi sekali pun, tidak dapat sebanding dengan harkat martabat dan hak asasi seseorang," sambunya.

Maka dengan alasan tersebut Badan Kerja Cabang GMNI Kota Medan mengutuk tindakan kepolisian yang semena-mena kepada mahasiswa. "Kita mengutuk sikap reprensif polisi itu," tegas Yersa. (art/drb)

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru