Ilyas Sitorus: Jangan sekolah yang dijadikan korban

Artam - Jumat, 01 November 2019 00:31 WIB
Ilyas Sitorus: Jangan sekolah yang dijadikan korban
drberita/istimewa
Plt Kadis Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus tinjau lokasi aliran air di SMP Negeri 3 Tanjung Tiram.
DRberita | Plt Kadis Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus mengajak semua pihak agar ikut mendiskusikan dan mencari solusi atas penyelesaian masalah banjir yang menggenangi kawasan SMP Negeri 3 Tanjung Tiram, Kecamatan Nibung Hangus, Kamis 31 Oktober 2019.

"Camat, Kades dan Kadus agar membantu pihak sekolah mencari solusi masalah air yang diduga sengaja dialirkan di atas lahan sekolah, sehingga sudah seperti anak sungai. Jangan sekolah yang dijadikan korban hanya untuk kepentingan sesaat," ucap Ilyas usai meninjau lokasi bersama pihak sekolah.

Ilyas memberikan waktu 10 hari kedepan sejak hari ini kepada pihak kecamatan agar dapat membantu memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut.

"Sementara pihak sekolah saya perintahkan untuk menutup aliran air menggunakan goni berisi pasir atau sejenisnya. Ini harapannya agar laju arus air bisa terbendung. Pekan depan kita berkunjung kembali ke sini untuk memastikan pihak sekolah sudah menutup aliran air," sambunya.

Sementara, pihak SMP Negeri 3 Tanjung Tiram mengatakan aliran air di atas lahan sekolah terjadi tanpa sepengetahuan mereka. "Bisa saja dikerjakan sewaktu hari libur," ujar Plt Kepala SMP Negeri 3 Tanjug Tiram Hafsah.

"Tanah sekolah kami jadi terpotong dan terpisah, seakan-akan di sebelah sana bukan tanah sekolah. Bak air di pojok sana yang berdiri tinggi itu masih di atas lahan sekolah. Yang pasti sekolah kita sangat dirugikan dengan adanya abrasi ini. Ini jelas akan menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi," tambah seorang guru M. Alwatoni.

Pihak dari Kecamatan Nibung Hangus Yahya dan Sekretaris Desa Sentang Fitri berjanji akan menindaklanjuti saran dari Plt Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus agar secepatnya mengundang pihak terduga pengapling lahan di sebelah SMP Negeri 3 Tanjung Tiram.

"Kami akan laporkan ini ke Pak Camat dan Ibu Kades untuk segera memanggil pihak terduga pelaku dan mencari solusi terbaiknya," ujar Yahya didampingi Fitri dan staf desa lainnya yang hadir di lokasi. (art/drc)

SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru