Mantan Ketua PBB Gabung ke PPP
Poto: Arief
Abdul Wahid Lubis gabung ke PPP.
drberita.id | Mantan Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Padangsidimpuan Abdul Wahid Lubis memilih jalan pulang menuju Ka'bah dan bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Abdul Wahid Lubis bergabung berdasarkan SK DPP PPP Nomor 023/DPP/C/XI/2021 dengan jabatan sebagai ketua dewan pakar dan siap menyukseskan bersama seluruh kader, simpatisan dan relawan.
"Ini merupakan pilihan, ini merupakan hati, ini merupakan perasaan, dan ini merupakan cintanya kepada partai belambang Ka'bah ini yaitu Partai Persatuan Pembangunan," ucap Abdul Wahib Lubis, Rabu 12 Januari 2022.
BACA JUGA:
Pasukan Melati Sebut Walikota Medan Sosok Merangkul dan Santun
Sebagai umat muslim, PPP merupakan wadah partai politik yang berazazkan keislaman. Wahid Lubus juga mengajak masyarakat Kota Padangsidimpuan yang ingin bergabung ke PPP sangat terbuka pintu secara lebar untuk sama sama.
"Penting untuk diketahui PPP merupakan fusi dan penyederhanaan dari empat Partai Islam. Ada NU, PSII, Perti dan Parmusi, sehingga bergabung menjadi satu dalam menghadapi Pemilu orde baru tahun 1973 dengan lambang Ka'bah. Dan Lambang Ka'bah ini bukan sembarangan, itu lambang dicari oleh para pendiri partai dengan hasil istikharah para ulama dan menghasilkan lambang Ka'bah yang artinya pemersatu ummat Islam," ucapnya.
Wahid menyampaikan ini adalah iktihar dirinya untuk bersama PPP walaupun sebelumnya perna menjabat sebagai Ketua PBB Kota Padangsidimpuan dua periode, pernah mendudukkan dua anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.
"Walaupun pernah di PBB, pilihan di PPP adalah jawaban penting dengan jalan pulang menuju Ka'bah bersama umat islam khususnya di Kota Padangsidimpuan," katanya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
MK Kabulkan 30 Persen Perwakilan Perempuan Tak Dapat Bisa Gugurkan Partai Politik di Pemilu
Faktor Media Digital: Gen Z Dominasi Pemilih di Pemilu 2029
Prabowo Dukung Penetapan Provinsi Tapanuli, PPPT: Kami Ucapkan Terima Kasih
Guru PPPK Berharap Wamen Agama Tegur Kemenag Sumut Soal Penetapan Domisili
Gunakan Fasilitas Negara, Calon Gubernur Sumut Dikawal Honorer Lulus PPPK Sempat Jadi Buronan KPK
Kakanwil Kemenag Sumut Dingatkan Jangan Cari Kesalahan Para Guru PPPK Yang Demo
Komentar