Merasa Dibohongi, Jokowi Perintahkah Polri Periksa APBN dan APBD
drberita.id -Tingginya belanja barang impor di kementerian/lembaga negara membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meradang dan merasa dibohongi.
Jokowi menunjukkan kegeramannya dan merasa dibohongi oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pusat maupun di daerah.
Kekesalan Jokowi itu beralasan, karena dari informasi yang diterimanya, dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) masih membelanjakan barang barang impor.
"Jangan sampai saya dengar ini ada hanya diganti kulitnya, dalamnya tetep barang impor repackaging," ungkap Jokowi dalam Pembukaan Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, dikutip CNCB, Minggu 18 Maret 2023.
"Dipikir saya gak tau, ini hati hati saya perintahkan ke Polri dicek betul. Kalau ada seperti ini mau bohong-bohongan terus kita," tegasnya.
Dia pun menegaskan penggunaan barang dalam negeri akan dihubungkan dengan tunjangan kinerja (tukin) dan sanksi nantinya.
"Kalau masih beli baik BUMN BUMD Kabupaten, Kota dan Provinsi dan KL masih coba coba beli produk impor dari uang APBN APBD BUMN ya sudah sanksinya tolong dirumuskan pak menko, biar semua kita bekerja dengan reward dan punishment," ujar Jokowi.
35 Persen APBD ke Medan Utara Sangat Tepat Untuk Pembangunan
Anggota Dewan Lempar Amplop Berisi Uang ke Plt. Sekda Saat Rapat Paripurna R-APBD 2026 Kota Padangsidimpuan
Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Bank Sumut Siapkan 1.330 Unit Rumah Subsidi PNS dan Masyarakat
KPK Diminta Periksa Mantan Pj Gubsu Agus Fathoni dan 4 Orang Lainnya Agar Terungkap Pergeseran APBD Sumut
Polda Sumut Selidiki 6 Kali Pergeseran APBD dan Suduh Bentuk Tim Khusus Dugaan Korupsi