PDP Covid-19 dari Tapteng Jalani Isolasi di RSUD Padangsidimpuan
DRberita | Seorang PDP Covid-19 dari Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjalani isola di RSUD Kota Padangsidimpuan. Pasien tiba pada Jumat 1 Mei 2020 sekira pukul 03.00 WIB.
"Semalam, Jumat (1 Mei 2020) ada yang masuk memang dari Tapanuli Tengah, pukul 03.00 WIB dini hari, kebetulan semalam kawan yang piket," ucap penjaga keamanan RSUD Padangsidimpuan, Sabtu 2 Mei 2020.
Semenatara itu, tim medis Covid-19 RSUD Kota Padangsidimpuan dr Nina Karmila dikonfirmasi belum memberikan penjelasan terkait PDP Covid-19 dari Kabupaten Tapanuli Tengah.
Baca Juga: Golkar Tapsel Bagikan 10 Ribu Masker dan 527 Paket Sembako
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani ketika dihubungi wartawan mengatakan salah satu rumah sakit rujukan yang ditetapkan pemerintah pusat adalah RSUD Padangsidimpuan. Jadi warga kita yang berstatus PDP Covid-19 dikirim ke Kota Padangsidimpuan.
"Mari sama-sama kita mendoakan agar warga kita yang sedang menjalani isolasi di RSUD Padangsidimpuan tidak ada kendala," ucapnya.
Diketahui sebelumnya, seorang warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, jenis kelamin laki-laki dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah mendapatkan hasil pemeriksaan di RSUD Pandan, Jumat 1 Mei 2020.
Baca Juga: Di Tengah Wabah Corona, Guru TKS Madina Belum Terima Honor 6 Bulan
"Kronologisnya, pada Rabu tanggal 22 April 2020, pasien tersebut sudah diperiksa di rumahnya oleh Dokter Puskesmas Tukka. Pasien memiliki keluhan batuk dan sesak. Pasien juga tidak ada riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19," kata Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam.
Dikatakan Nursyam, pada Rabu 29 April 2020, pasien kambuh dan dibawa ke RSUD Pandan. Pasien di-nebule dan dilakukan foto thorax, tapi sebelum pengobatan selesai, pasien langsung pulang.
Selanjutnya pada hari Jumat 1 Mei 2020, pasien dirujuk kembali ke RSUD Pandan dengan keluhan demam dan temperatur suhu badan 37,5 ºC, serta mengalami sesak nafas dan batuk. Sesampainya di RSUD Pandan, dokter IGD menyarankan untuk pemerikasaan Left. Hasilnya, Limfosit menurun.
Baca Juga: Tuntut Bantuan Sembako Arahan Jokowi, Ratusan Betor Kepung Kantor Walikota Padangsidimpuan
"Pasien sudah difoto thorax dan dilakukan ravid test 1 hasilnya samar, dan ravid test 2 hasilnya reaktif. Dan dari hasil diagnosa, pasien tersebut adalah Sepsis, dan langsung kita dirujuk ke RSU Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dengan test SWAB," jelas Nursyam.
Dirujuknya seorang PDP asal Kecamatan Tukka ini menambah jumlah PDP di Kabupaten Tapteng menjadi 3 orang, dua di antaranya sudah meninggal dunia. Dan 1 orang ODP juga sudah meninggal dunia. Namun untuk yang positif Covid-19, sampai saat ini masih nihil di Tapanuli Tengah. (art/drb)
Temukan 2 Alat Bukti, Kejati Sumut Tahan dr. Aris dan Ferdinand Kasus Korupsi Covid-19
Juru Parkir Jadi Kuasa Direktur Korupsi Covid-19 Sumut
Kesepakatan Korupsi Covid-19 Sumut Berawal dari Pertemuan di Cafe Wak Noer
Warga Medan Terkonfirmasi Omicron, Satgas Covid-19 Segera Koordinasi ke Kemenkes
RSUD Padangsidimpuan Gandeng Kejaksaan Bayar Inakes 2020, Ada Apa?