Sambut Kaesang Gabung, Ketua PSI Taput Cerita Pemimpin Muda
Lawan Politik Uang
Redaksi - Senin, 25 September 2023 18:22 WIB
Poto: Istimewa
Ketua DPD PSI Taput, Roni Prima Panggabean.
Dari kaum perempuan, Roni mengenang Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika, yang keduanya pelopor emansipasi wanita melalui pendidikan, dan mereka adalah tokoh pemimpin muda di zamannya yang mampu membawa perubahan bangsa Indonesia.
"Kehadiran Bro Kaesang tentunya juga bukan suatu yang baru diperpolitikan Indonesia saat ini. Sudah banyak kita lihat tokoh pemimpin muda yang berhasil di beberapa daerah. Lantas bagaimana dengan Sang Ayah yang menjadi kader PDI Perjuangan, sementara anaknya menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia," imbuh Roni.
Berkaitan dengan itu, Roni Prima Panggabean menyebutnya 'Estetika Demokrasi'.
"Kebebasan memilih dan dipilih adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh hukum berdasarkan UUD 1945 Pasal 28D yakni; Hak warga negara untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan
Pasal 28 E ayat (2); Hak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya. Pasal 28 E ayat (3); Hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat," sebutnya.
Roni pun menegaskan, UUD 1945 pada pasal ke-28 berbunyi Bahwa Hak Asasi Manusia dijamin oleh Negara.
"Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarkat Taput agar lebih berani, lebih kritis. Jangan hanya menjadi penonton menyaksikan keterpurukan Bona Pasogit (Kampung Halaman). Kehadiran Putra Bungsu Presiden RI, Kaesang Pangarep menjadi Kader Partai No.15 adalah terobosan melawan arus politik dan memberikan warna politik baru di Pemilu 2024 mendatang," tegasnya.
Kemudian, PSI menjadi pelopor gerakan untuk melawan politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kejari Tebingtinggi Tetapkan 2 Tersangka Korupsi BBM Lingkungan Hidup, Bendahara Langsung Ditahan
8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK
Kejari Tebingtinggi Tetapkan Hasbie Ashsiddiqi Jadi Tersangka Korupsi Lingkungan Hidup
Kejati Sumut: Status BW alias Baron Tunggu Hasil Persidangan Korupsi Smartbord Langkat
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
Dugaan Korupsi Bappeda Tebingtinggi Mandek di Polisi, Massa TTB Rencana Aksi
Komentar