Sambut Kaesang Gabung, Ketua PSI Taput Cerita Pemimpin Muda

Lawan Politik Uang
Redaksi - Senin, 25 September 2023 18:22 WIB
Sambut Kaesang Gabung, Ketua PSI Taput Cerita Pemimpin Muda
Poto: Istimewa
Ketua DPD PSI Taput, Roni Prima Panggabean.
drberita.id -Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Taput, Roni Prima Panggabean menyambut baik Kaesang begabung ke rumah solidaritas.

"Selamat datang di rumah solidaritas untuk Putra Jokowi, Bro Kaesang Pangarep," ujar Roni, Senin, 25 September 2023.

Menurut Roni, bergabungnya Kaesang yang resmi menjadi kader PSI, sah dan sesuai dengan amanat konstitusi. Ini merupakan wujud kedewasaan nyata dari demokrasi di Negara Republik Indonesia (NRI).

Tentunya, kata Roni, ini akan menginspirasi generasi milenial, generasi Z untuk hadir di tengah publik.

"Apakah ini terlalu muda atau terlalu cepat? Tentu tidak," kata Ketua Bidang Advokasi & Litigasi Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Kota Depok ini.

Selain itu, Roni mengungkapkan di masa lalu, tokoh bangsa Indonesia berasal dari orang orang muda. Misalnya, Bung Tomo yang saat itu berusia 17 tahun sudah terjun di dunia politik sebagai sekretaris Partai Indonesia Raya dan menjadi anggota Gerakan Kepanduan Bangsa Indonesia.

"Kedua, Bung Karno, sebelum akhirnya menjadi Presiden RI. Di usianya ke 26 tahun, ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) bahkan dijuluki sebagai sang orator ulung dengan pidatonya yang selalu membakar semangat juang," ungkap Roni.

Ketiga, tokoh politik muda di zamannya adalah Ki Hajar Dewantara.

"Sebagai salah satu pahlawan nasional yang menginspirasi mendirikan partai politik pertama di Indonesia pada 25 Desember 1912 yang dikenal sebagai Indische Partij Bersama Douwes Dekker dan dr Cipto Mangunkusumo," sambung Roni.
Dari kaum perempuan, Roni mengenang Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika, yang keduanya pelopor emansipasi wanita melalui pendidikan, dan mereka adalah tokoh pemimpin muda di zamannya yang mampu membawa perubahan bangsa Indonesia.

"Kehadiran Bro Kaesang tentunya juga bukan suatu yang baru diperpolitikan Indonesia saat ini. Sudah banyak kita lihat tokoh pemimpin muda yang berhasil di beberapa daerah. Lantas bagaimana dengan Sang Ayah yang menjadi kader PDI Perjuangan, sementara anaknya menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia," imbuh Roni.

Berkaitan dengan itu, Roni Prima Panggabean menyebutnya 'Estetika Demokrasi'.

"Kebebasan memilih dan dipilih adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh hukum berdasarkan UUD 1945 Pasal 28D yakni; Hak warga negara untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan
Pasal 28 E ayat (2); Hak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya. Pasal 28 E ayat (3); Hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat," sebutnya.

Roni pun menegaskan, UUD 1945 pada pasal ke-28 berbunyi Bahwa Hak Asasi Manusia dijamin oleh Negara.

"Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarkat Taput agar lebih berani, lebih kritis. Jangan hanya menjadi penonton menyaksikan keterpurukan Bona Pasogit (Kampung Halaman). Kehadiran Putra Bungsu Presiden RI, Kaesang Pangarep menjadi Kader Partai No.15 adalah terobosan melawan arus politik dan memberikan warna politik baru di Pemilu 2024 mendatang," tegasnya.

Kemudian, PSI menjadi pelopor gerakan untuk melawan politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.
"Tapanuli Utara dapat berubah diawali dengan melawan politik uang di Pesta demokrasi. Bersama Partai Solidaritas Indonesia, semoga akan lahir Kaesang Kaesang berikutnya di Tapanuli Utara," pungkasnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru