Standarisasi Aplikasi Untuk Akurasi Satu Data Indonesia Sangat Penting
Sistem Aplikasi Harus Memiliki Standar Sama
Redaksi - Rabu, 04 Oktober 2023 23:48 WIB
Poto: Istimewa
Ilyas Sitorus, Hasnirizal Lubis, Sinta Nur Haryanti.
"Bagi daerah lain, ini tantangan yang harus diselesaikan, belum lagi kalau bicara super APP (Aplikasi Super) harus bisa diadopsi semua pihak, bisa berkomunikasi dengan yang lain, kita harus selesaikan ini segera," katanya.
Ketua Tim Interoperabilitas Big Data dan Kecerdasan Buatan, Sinta Nur Haryanti mengatakan, permasalahan yang sering terjadi juga dikodefikasi, kode induk, atau bahasa yang digunakan.
Sinta memberikan contoh penggunaan perempuan/laki laki dan wanita/pria yang bisa membuat aplikasi sulit diintegrasikan.
"Itu baru jenis kelamin, belum lagi kalau kita bahas aplikasi anggaran yang jenisnya banyak banget, dan programernya kode, bahasa yang belum tentu sama, karena itu kita harus punya standarisasi agar interoperabilitas," katanya.
Sosialisasi dan bimtek Satu Data Indonesia ini berlangsung selama dua hari, di isi oleh empat pemateri antara lain Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Bappenas Erwin Dimas dan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri Erikson Manihuruk.
Dari Kementerian Kominfo antara lain Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono dan Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Aries Kusdaryono.
SHARE:
Editor
: Redaksi