Walikota Tanjungbalai Minta Pembebasan Lahan dan Ganti Rugi di Bantaran Rel Kereta Api
Pos Jaga dan Palang Pintu Kereta Api Diresmikan
Redaksi - Selasa, 17 Desember 2024 17:27 WIB
Poto: Istimewa
Cewek cantik pose di palang pintu kereta api Kota Tanjungbalai.
drberita.id -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meresmikan pos jaga dan palang pintu kereta api JPL-125 KM 172+770, di Jalan D.I. Panjaitan, Kota Tanjungbalai, Selasa 17 Desember 2024. Fasilitas ini untuk keselamatan pengguna jalan dan menekan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api.
Staf Ahli Pemprov Sumut Suherman mengatakan pembangunan fasilitas pos jaga dan palang pintu kereta api di Kota Tanjungbalai ini merupakan komitmen pemerintah dalam melindungi keselamatan masyarakat.
"Perlintasan sebidang yang tidak terjaga kerap menjadi penyebab kecelakaan bagi masyarakat. Dengan fasilitas ini, kami berharap angka kecelakaan bisa menurun," ujarnya.
Menurut data, Sumut memiliki lebih dari 3.600 perlintasan kereta api, di mana 57 persen di antaranya tidak terjaga, termasuk perlintasan liar. Sehingga penting kolaborasi antara pemerintah, PT. KAI, dan masyarakat untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman.
Walikota Tanjungbalai Waris Tholib pun menyambut baik pembangunan pos jaga dan palang pintu kereta api tersebut.
"Hadirnya palang pintu dan pos jaga ini sangat membantu, terutama dengan adanya petugas yang siap siaga saat kereta api melintas. Keselamatan masyarakat kini lebih terjamin," kata Waris.
Waris juga berharap Pemprov Sumut memberikan perhatian pada permukiman warga di bantaran rel kereta api peninggalan Kolonial Belanda yang kini telah menjadi jalan aspal dan area hunian.
"Masyarakat yang tinggal di sana kebanyakan berasal dari ekonomi menengah ke bawah. Kami berharap ada solusi, seperti pembebasan lahan atau ganti rugi yang layak," tambahnya.
Selain itu, Walikota Tanjungbalai juga mengusulkan pembangunan palang pintu tambahan di perlintasan menuju kawasan perumahan ASN yang masih rawan kecelakaan.
"Lokasi ini penting karena terdapat enam unit rusunawa. Kami berharap kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan PT. KAI dapat mewujudkannya," ujarnya.
Peresmian pos jaga dan palang pintu kereta api tersebut ditandai dengan pengoperasian resmi, serta penandatanganan kerja sama Pemprov Sumut dengan Pemko Tanjungbalai untuk memastikan pemeliharaan fasilitas berjalan optimal.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Korupsi Jalur Kereta Api
Agat Tidak Lagi, KPK Segera Tetapkan Tersangka Ketua Demokrat Sumut
KPK: Berkas Perkara Korupsi Jalur Kereta Api Libatkan Lokot Nasution Sudah P21
Abaikan K3, Buruh Proyek PT. KAI Kerja Tanpa Alat Pelindung Diri
Buntut Tabrakan Maut Sekip Medan, Aktivis 98 Desak Polisi dan Dishub Tes Narkoba Berkala Sopir Angkot
Ali: Berkas Perkara Walikota Tanjungbalai Sudah Dinyatakan Lengkap
Komentar