Masyarakat Tapteng Demo: Ada yang mengganggu Pak Kapolda?

- Senin, 10 Februari 2020 18:21 WIB
Masyarakat Tapteng Demo: Ada yang mengganggu Pak Kapolda?
drberita
Demo di Polda Sumut oleh Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah, mendukung Irjen Pol Martuani Sormin tangkap pelaku penculikan Ametro Pandiangan.
DRberita | Belasan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (Tapteng), melakukan demonstrasi di Polda Sumut. Massa mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin agar segera menangkap dalang penculikan Ametro Pandiangan.

Massa aksi tiba di depan Kantor Polda Sumut, Senin 10 Februari 2020, sekira pukul 13.00 WIB langsung berorasi dan membentangkan spanduk yang isinya; Selamat Ulang Bulan "Penculikan Ametro Pandiangan 10 Januari 2020-10 Februari 2020 tindak dalang pelaku kriminal rakyat kecil jangan berlindung dibalik topeng pemberantas narkoba".

"Satu bulan sudah pak kapolda, mana hasilnya? Ada yang mengganggu pak kapolda? Ada yang menghalangi? Libas mereka... maju terus Pak Sormin, kami mahasiswa... Siap mendukungmu secara penuh?" teriak Koordinator Lapangan Daniel Lumbantobing.

"Tolong pak polisi, penculikan terhadap Ametro Pandiangan yang terlihat di mata, andai tidak ada saksi mungkin kami tidak akan tinggal di bumi. Pak Kapoldasu sudah sampai dimana perkembangan kasus penculikan di Tapteng, masyarakat menunggu," sambungnya.

Massa mendukung Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin untuk mengungkap dan menangkap pelaku serta dalang penculikan Ametro Pandiangan. Massa percaya dengan slogan Polri, bahwa Polri akan bekerja profisional modern dan terpercaya.

Massa juga mendukung penuh agar Polda Sumut mampu mewujudkan mottonya tidak ada tempat bagi penjahat di Sumatera Utara.

Massa aksi selanjutnya diterima oleh perwakilan Humas Polda Sumut Kompol T. Matanahi yang berjanji akan menyampaikan aspirasi massa Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah kepada pimpinanya. "Kasus ini masih proses di Subdit 3 namun berkasnya belum lengkap," katanya.

Kemudian Koordinator Aksi Daniel Lumbantobing menyerahkan bukti berupa kaset CD pada Kompol T. Matanahi.

Massa aksi kemudian membubarkan diri setelah mendengarkan penjelasan dari Kompol T. Matanahi dan situasi aman dan tertib. (art/drc)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru