Massa Unjuk Rasa Dugaan Korupsi Kemenag Sumut
Poto: Istimewa
Massa AMIN demo Kanwil Kemenag Sumut.
drberita.id | Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Islam Nusantara (AMIN) Sumatera Utara berunjukrasa di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis 31 Maret 2022. Massa mendesak penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi di kantor kementerian agama tersebut.
Unjuk rasa AMIN Sumut meminta penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kantor Wilayah Kementerian Agama tahun anggaran 2022 dan 2021.
Ketua Umum AMIN Sumut Sapar menduga korupsi yang terjadi di Kanwil Kemenag Sumut melibatkan oknum pejabat pada beberapa kegiatan di antaranya pemeliharaan halaman gedung kantor senilai Rp 35.000.000.
Kemudian, pemeliharaan gedung kantor tahun 2020 senilai Rp 19.000.000, belanja sewa kendaraan operasional roda 4 pejabat eselon IV tahun 2021 senilai Rp 143.536.800, sewa kendaraan operasional roda 4 dan roda 2 tahun 2021 dengan SPK: B.165/Kw.02/-e/01/2021 senilai Rp 173.949.600.
BACA JUGA:
LSM Galaksi Siap Dukung Data Kejatisu Bongkar Dugaan Korupsi Citraland
"Kami minta Kepala Kanwil Kemenag Sumut bersih bersih pejabat korup di kantornya, jangan hanya diam jika terjadi dugaan korupsi di kantor wilayah Kemenag Sumut, segerakan berkoordinasi dengan penegak hukum," ujar Koordinator Aksi Khoirul Ulfi.
Massa menegaskan, Kepala Kanwil Kemenag Sumut harus tidak mengenal saudara, DPR, atau pejabat manapun yang membela pejabat korup. Menteri Agama Yaqut pasti mengapresiasi Kepala Kanwil Kemenag Sumut jika berhasil membersihkan pejabat korup di Kanwil Kemanag Sumut.
Kasubag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumut M. Yunus menanggapi orasi massa dengan memastikan pengadaan barang dan jasa yang disangkakan sudah diaudit oleh BPK RI dan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.
"BPK sudah mengaudit, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama juga sudah mengaudit. Seluruh laporan sudah oke, bukti bukti semua sudah ada," kata Yunus.
BACA JUGA:
Lagi, Kejatisu Periksa 12 Lurah dan 4 Pejabat Pemko Padangsidimpuan
Tidak puas dengan jawaban Yunus, massa meminta bukti hasil audit dari BPK RI dan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.
Ketua AMIN SumutvSapar pun memastikan aksi mereka akan berlanjut pekan depan ke Kantor BPK RI Provinsi Sumut.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
Dugaan Korupsi Bappeda Tebingtinggi Mandek di Polisi, Massa TTB Rencana Aksi
Sidang Korupsi DJKA, Uang Untuk Pilpres dan Pilgubsu, Hakim: Minta KPK Hadirkan Budi Karya dan Lokot Nasution
Jaksa Agung Ingatkan Profesionalisme dan Keberanian Jajaran di Daerah Lawan Pelaku Korupsi
Dugaan Korupsi Makan dan Perjalanan Dinas di Bappeda Tebingtinggi Dilapor ke Polisi
FABEM Desak Kejaksaan Tangkap Pemilik Rekening Korupsi Smartboard Langkat
Komentar