Kantor PLN Pusat Disegel Massa dari Kalimantan dan Sumatera
Redaksi - Senin, 06 Juli 2026 18:28 WIB
Poto: Istimewa
Massa memprotes blackout dan pemadaman listrik bergilir di Sumatera dan Kalimantan yang terus terjadi secara masif di depan Kantor PLN Pusat.
drberita.id -Kantor PT PLN Pusat di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi ratusan massa pada Senin 6 Juli 2026. Massa memprotes blackout dan pemadaman listrik bergilir di Sumatera dan Kalimantan yang terus terjadi secara masif.
Mengatasnamakan Front Pemuda Kalimantan & Sumatera, massa yang hadir dengan mengendarai bus dan kendaraan bak terbuka, langsung memblokir pintu masuk kantor BUMN yang mengurusi sistem kelistrikan di tanah air itu.
Tidak itu saja, di hadapan pengawalan ketat aparat kepolisian yang melakukan pengamanan, demonstran juga menyegel Kantor PLN yang ditandai dengan pemasangan spanduk panjang di pagar kantor bertuliskan "Kantor Ini Disegel".
Berbagai spanduk turut menghiasi aksi, termasuk spanduk yang memajang wajah Dirut PLN Darmawan Prasodjo dengan bubuhan kalimat "Dirut Makin Kaya, Rakyat Tetap Susah'.
Sementara itu, dalam mimbar bebas yang mereka gelar di depan pintu masuk gedung PLN, sedikitnya ada tiga pernyataan sikap yang mereka sampaikan.
Massa menuntut Direksi PT PLN Pusat menyampaikan pertanggungjawaban secara terbuka kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik berkala yang berdampak luas di wilayah Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera, disertai penjelasan mengenai penyebab, langkah penanganan serta jaminan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Massa juga mendesak aparat penegak hukum (APH) bersama lembaga pengawas yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan, audit dan investigasi secara menyeluruh terhadap tata kelolaz operasional serta dugaan kelalaian dalam penyelenggaran sistem kelistrikan PT PLN (Persero) guna memastikan adanya transparansi, akuntabilitas dan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Massa pun mendesak Presiden Prabowo mencopot direksi PLN jika dalam kondisi 3x24 jam listrik di Kalimantan dan Sumatera masih byarpet.
"Kami meminta seluruh pihak berwenang untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat ini," teriak koordinator aksi.
Sayangnya, tidak ada satu pun dari Direksi PLN yang kembali menjabat atau pun yang baru menduduki jabatan, turun ke bawah untuk menemui massa.
Sampai akhirnya 10 orang perwakilan massa diterima untuk melakukan negosiasi terkait aspirasi pengunjukrasa.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kornas Re-LUN Ungkap Dirut PLN Lebih Keras dari Menteri ESDM
100 Anak Ikuti Khitan Massal Bank Sumut dari Zakat Pegawai
Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Serius Selidiki Stok Batubara, Kornas Re-LUN: Awas Dirut PLN Itu Licik
Hampir Sepekan Listrik Padam Bergilir di Kalimantan, Teuku Yudhistira: Tapi PLN Tidak Transparan
Komisi III DPRD Medan Minta PLN Beri Kepastian Kompensasi atas Dampak Blackout
Gen Z Sumatera Utara Kritik Polemik Pernyataan Bupati Deli Serdang Soal Jalan dan Pajak
Komentar