Pj. Bupati Tawarkan PT. ASDP Tingkatkan Pelayanan Kapal Ferry di Danau Toba
Kaji Ulang Rute Penyeberangan
Redaksi - Sabtu, 12 Oktober 2024 19:30 WIB
Poto: Istimewa
Pj. Bupati Toba Agustinus Panjaitan bersama Senior General Manager PT. ASDP Regional I Batam, Hana Lusi.
drberita.id -PT. ASDP diminta untuk meningkatkan layanan Kapal Ferry di kawasan Danau Toba, dan mengkaji kembali kebutuhan layanan ferry di Kepulauan Nias, yang saat ini sudah tidak lagi dilayani.
Kondisi tersebut ditawarkan Pj. Bupati Toba Agustinus Panjaitan kepada Senior General Manager PT. ASDP Regional I Batam, Hana Lusi, dalam pertemuan di Kantor Pemkab Toba, Sabtu 11 Oktober 2024.
Agustinus mengapresiasi peran PT. ASDP yang mau mendukung aksesibilitas transportasi di Danau Toba, sebagai salah satu Kawasan Pariwisata Super Prioritas di Sumatera Utara.
Menurut Agustinus, saat ini angkutan penyeberangan di Danau Toba sudah dilayani oleh multi operator yakni BUMN, BUMD dan swasta. Sehingga diharapkan masing masing operator akan terus berkompetisi secara sehat untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa.
Terutama dengan penerapan sistem tiket elektronik (e-ticket) oleh semua operator penyeberangan, yang memudahkan pengguna jasa dan sangat membantu mengurangi antrian di pelabuhan.
"Kami harap PT. ASDP terus berinovasi meningkatan layanan untuk kenyamanan penumpang," ujarnya.
Agustinus juga mengaku akan berkoordinasi dengan Kemenhub melalui BPTD Kelas II guna percepatan pembangunan docking kapal di Porsea untuk memaintenance kapal kapal di kawasan Danau Toba. Keselamatan pelayaran tentunya sangat ditentukan oleh kondisi kelaikan kapal, untuk itu docking kapal menjadi sangat penting.
"Kami akan berkoordinasi dengan BPTD Kelas II Sumut, terkait pembangunan docking kapal ini agar segera selesai, karena akan sangat mendukung keselamatan operasional kapal di Danau Toba," jelasnya.
Selain itu, Agustinus juga meminta PT. ASDP untuk mengkaji ulang rute penyeberangan di Kepulauan Nias. Saat ini, layanan ferry di Nias hanya dilayani satu operator yakni PT. WJL. Padahal sebelumnya PT. ASDP juga beroperasi di wilayah tersebut.
"Selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, saya meminta PT ASDP untuk memperhatikan dan mendukung layanan kapal penyeberangan di Nias, karena wilayah tersebut hanya dapat dijangkau dengan akses udara dan laut, sementara dari sisi angkutan udara, kita dihadapkan pada kondisi tarif pesawat yang masih cenderung mahal dan frekuensinya terbatas, sehingga Ferry menjadi salah satu sarana mobilitas andalan bagi masyarakat di sana," tegas Agustinus.
PT. ASDP juga berencana untuk terus meningkatkan mutu layanan guna mendukung pariwisata di Danau Toba sebagai kawasan super prioritas nasional. Agustinus berharap, frekuensi layanan kapal Kaldera perlu ditambah, sehingga diharapkan dapat menjadi pilihan pengguna jasa yang akan menyeberang ke Pulau Samosir dan sebaliknya.
"Pemkab Toba akan terus meningkatkan kolaborasi dengan PT. ASDP untuk memastikan layanan kapal ferry semakin optimal," pungkas Agustinus.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Yonge Sihombing dan Duta Besar Rusia Bahas Buku Prabowonomics dan Investasi di Tapanuli-Danau Toba
Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Semburan Lumpur Rianiate, Akibat Tekanan Formasi
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Waktu Belajar soal Toba Caldera UNESCO Global Geopark
Harus Dikelola Berdasarkan Undang Undang Otorita, Eforus HKBP: Danau Toba Sedang Mengerang Kesakitan
Acara Simpeda di Perapat Danau Toba Tidak Berdampak ke Masyarakat
Komentar