Penipu Modus Hipnotis, Warga Berengam Binjai Ditangkap di Medan
Artam - Senin, 24 Februari 2020 14:35 WIB
istimewa
Nurhayati
DRberita | Nurhayati (53) tak berdaya ketika ditangkap polisi di Medan, Sumatera Utara. Warga Berengam Binjai, ini ditangkap karena diduga menipu warga dengan modus hipnotis.
"Iya betul. Telah kita amankan seorang wanita bernama Nurhayati. Dia melakukan penipuan dengan modus hipnotis," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Senin 24 Februari 2020.
Penipuan itu diduga dilakukan oleh Nurhayati di Jalan Gatot Subroto, Tomang Elok, hingga lampu merah dekat Mal Manhattan, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu 23 Februari 2020. Nurhayati diduga melakukan aksinya dalam angkot.
"Pelaku melancarkan aksinya tersebut di dalam angkot. Dia naik ke angkot dan setelah masuk berpura-pura menjatuhkan sesuatu (diduga emas imitasi) yang harganya mencapai Rp 45 juta," ujar Kompol Yasit.
"Pelaku mengajak para korbannya untuk menukarkan barang tersebut dengan HP milik korban," sambungnya.
Korban diduga memberikan tasnya ke Nurhayati yang kemudian kabur. Yasir menyebut ada dua orang yang menjadi korban penipuan Nurhayati.
"Korbannya ada dua orang. Sesaat setelah memberikan kedua tasnya kepada pelaku. Korban kemudian menjerit dengan menyebut modus, modus, hipnotis. Korban bersama warga langsung mengejar pelaku," kata Yasir.
Setelah sempat mengejar pelaku, warga kemudian melaporkan kejadiannya ke Polsek Sunggal. Polisi pun mengimbau warga lainnya melapor jika pernah menjadi korban Nurhayati.
"Iya betul. Telah kita amankan seorang wanita bernama Nurhayati. Dia melakukan penipuan dengan modus hipnotis," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Senin 24 Februari 2020.
Penipuan itu diduga dilakukan oleh Nurhayati di Jalan Gatot Subroto, Tomang Elok, hingga lampu merah dekat Mal Manhattan, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu 23 Februari 2020. Nurhayati diduga melakukan aksinya dalam angkot.
"Pelaku melancarkan aksinya tersebut di dalam angkot. Dia naik ke angkot dan setelah masuk berpura-pura menjatuhkan sesuatu (diduga emas imitasi) yang harganya mencapai Rp 45 juta," ujar Kompol Yasit.
"Pelaku mengajak para korbannya untuk menukarkan barang tersebut dengan HP milik korban," sambungnya.
Korban diduga memberikan tasnya ke Nurhayati yang kemudian kabur. Yasir menyebut ada dua orang yang menjadi korban penipuan Nurhayati.
"Korbannya ada dua orang. Sesaat setelah memberikan kedua tasnya kepada pelaku. Korban kemudian menjerit dengan menyebut modus, modus, hipnotis. Korban bersama warga langsung mengejar pelaku," kata Yasir.
Setelah sempat mengejar pelaku, warga kemudian melaporkan kejadiannya ke Polsek Sunggal. Polisi pun mengimbau warga lainnya melapor jika pernah menjadi korban Nurhayati.
"Kedua korban warga Medan Petisah. Sudah membuat laporan ke polsek. Saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan lanjutan. Bagi warga ada yang pernah terkena hipnotis, agar melaporkan ke Polsek Sunggal," kata Yasir. (art/drc)
SHARE:
Editor
:
Sumber
: Detikcom
Tags
Berita Terkait
Pendiri KBPP Polri Tolak Calon Tunggal dan Minta Kapolri Tunda Munas Sampai Juni
Wong Chun Sen Desak Polsek Sunggal Tangkap Pembacok Erwin Dani Sinaga
Rapim Polda Sumut: Marwah Polri Wajib Dijaga Bersama
FABEM Dukung Tes Urine Anggota Polri di Seluruh Indonesia, Harus Ada Sanksi Tegas
Korban Berharap Kapolri Tangkap Mahmuddin Rangkuti dan Abdul Rahman Hasibuan, Penipu Masuk SIP Polri
Sartika boru Silalahi Laporkan Penyidik Polresta Deliserdang ke Bareskrim Polri
Komentar