Gudang Boemi Coffee Indonesia Dijarah Diduga Libatkan Tentara

Kerugian Korban Rp 15 Miliar
Redaksi - Minggu, 05 Maret 2023 20:32 WIB
Gudang Boemi Coffee Indonesia Dijarah Diduga Libatkan Tentara
Poto: Asril
Pemilik gudang Boemi Coffee Indonesia, Romi Ahmed (53), warga Jalan Garuda, Medan Sunggal.

drberita.id -Pemilik gudang Boemi Coffee Indonesia, Romi Ahmed (53), warga Jalan Garuda, Medan Sunggal, membuat Laporan Polisi (LP) ke Polda Sumut, Kamis 2 Maret 2023.

Sebab, tempat usaha Romi Ahmed yang berada di Jalan Harapan Blok, Puji Mulyo, Sunggal, Kabupaten Deliserdang, telah dijarah hingga membuatnya merugi sekitar Rp 15 miliar.

Kuasa hukum Romi Ahmed, Guntur Peranginangin menyebutkan, penjarahan isi gudang berupa biji kopi itu dilakukan oleh M. Nababan bersama sejumlah orang lainnya, diduga melibatkan oknum aparat tentara.

"Kami merekam semua aksi terlapor ketika mendatangi gudang milik klien saya. Terlapornya adalah M. Nababan dan kawan kawan," sebut Guntur kepada wartawan, Sabtu 4 Maret 2023 malam.

Laporan Polisi Nomor: LP/B/270/III/2023/SPKT/Polda Sumatera Utara tanggal 3 Maret 2023. Dalam LP tersebut, diterapkan pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dengan terlapor atas nama Marisi Nababan dkk.

Dijelaskan Guntur, selain melakukan curat, terlapor juga merusak gudang dengan memotong gembok menggunakan mesin.

Itu terjadi diawali dengan adanya perikatan kerjasama jual beli biji kopi antara pelapor dengan anak terlapor SLS. "Klien saya sebagai eksportir kopi ke Amerika. Tapi, kopi itu dibeli dari terlapor. Dalam perjanjian kerjasama itu terjadi penunggakan pembayaran," kata Guntur.

Tapi, menurut Guntur, penunggakan itu terjadi karena kwalitas kopi yang diekspor pelapor kurang baik. Karena itu, biji kopi dikembalikan (return).

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru