Gudang Boemi Coffee Indonesia Dijarah Diduga Libatkan Tentara
Sementara terlapor, tetap menagih uang pembelian kopi dari pelapor hingga pada Kamis 2 Maret 2023, terlapor bersama SLS dan diduga dua oknum tentara mendatangi gudang.
"Kami berniat melakukan mediasi, namun ditolak hingga terjadi pengrusakan dan pencurian isi gudang sampai klien saya mengalami kerugian sekitar Rp 15 miliar," ujar Guntur.
Dia menyebut, perbuatan terlapor bersama rombongannya telah membuat korban shok dan trauma berat. Pelapor tidak bisa menjalankan usahanya lagi.
Karena itu, Guntur berharap, Polda Sumut bergerak cepat menindak pelaku penjarahan biji kopi dari gudang kliennya.
"Kita percaya dengan Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. Kita berharap, terlapor dan siapapun yang terlibat dalam pencurian dengan pemberatan itu dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," sebutnya.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi melalui Kasubbid Penmas, AKBP Herwansyah Putra menanggapi laporan korban. Ia menyatakan, loran korban masih dalam proses penyelidikan.
"Untuk kasus ini sekarang masih proses penyelidikan. Kita masih memanggil saksi saksi dan akan mendalami kasusnya," tandas Herwansyah.
Menteri Imipas Diminta Copot Kepala Lapas Padangsidimpuan, Kapolda Sumut Evaluasi Kasat Narkoba
Massa Aksi: Kami Dilarang Demo Depan Rumah Dinas Kapolda Sumut, Rumah Gubernur Boleh
Sempat Langka di Sumut, Distribusi BBM ke SPBU Libatkan Personel TNI
Sertijab dan Pelantikan: Kapolda Sumut Ucapkan Selamat Kepada Brigjen Pol. Ricko Taruna Mauruh
Kelompok Mahasiswa Geruduk Kejati Sumut, Desak Kasus Daerah Hingga Intervensi TNI ke Kortas Tipikor Polri