Ketua Buruh Sumut Diserang OTK Diduga Suruhan PT. MIP

Bela Warga Desa Dagang Kerawang
Redaksi - Senin, 03 April 2023 19:57 WIB
Ketua Buruh Sumut Diserang OTK Diduga Suruhan PT. MIP
Poto: Istimewa
Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo pakai peci hitam.
drberita.id -PT. Morawa Indah Propertindo (MIP) diduga bertindak secara sepihak mengerahkan orang tak dikenal (OTK) yang dikawal puluhan preman untuk memagar lahan akses ke rumah warga.

Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo yang berempati dengan warga datang ke lokasi kejadian perkara, akan tetapi belum lagi memberi peryataannya dan masih berdiskusi dengan para warga yang protes, puluhan preman diduga bayaran pihak perusahaan menyerang.

Mereka mengancam Ketua Partai Buruh Sumut dan akan menganiayanya dengan perkataan kasar. Tadak hanya diancam, Willy juga dibully oleh puluhan preman tersebut.

"Saya kemari hanya bersolidaritas atas nama kemanusiaan, bagaikan mereka warga sudah puluhan tahun tinggal, mau di pagar rumahnya tanpa alasan yang jelas, maka saya hadir, tapi malah saya diserang," ucap Ketua Partai Buruh Willy Agus Utomo kepada wartawan, Senin 3 April 2023.

Terkait hal ini, Willy tetap menyatakan akan terus mendampingi warga Desa Dagang Kerawan yang mencari keadilan melawan perusahaan PT. Morawa Indah Propertindo.

"Kami akan minta Forkominda memeriksa seluruh izin usaha perusahaan tersebut, dan hak apa mereka bisa seenaknya menagar rumah dan warung warga, hingga kini akses keluar mereka sudah sulit," kata Willy.

Berkait penyerangan dan pembulian terhadapnya dan vidionya sudah viral, Willy meminta kepolisian menangkap para pelaku sebagai efek jerah.

"Jangan gagah kali sama rakyat kecil, dan itu sudah sangat keterlaluan mengunakan cara cara kasar dan mengancam orang yang tak bersalah, semoga polisi segera bertindak," pungkasnya.

Diketahui, sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) yang telah puluhan tahun menemtapi dan berjualan di lahan eks PTPN2 di Desa Dagang Kerawan, Tanjung Morawa, Deliserdang, tepatnya di depan Lapangan Peston, mendapat tekanan dari orang tak dikenal diduga suruhan pihak tertentu.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru