Pesan Jenderal Idham Azis di HUT Bhayangkara
drberita.id | Kapolri Jenderal Idham Azis berpesan agar semua anggota Polri tetap menjaga soliditas dan kekompakan di internal kepolisian. Semua anggota Polri punya kesempatan yang sama untuk memimpin Polri.
"Jangan SMS, yang artinya senang melihat teman susah. Biarkan nanti Tuhan yang memilih di antara kalian semua. Semua punya kesempatan yang sama untuk memimpin Polri," kata Idham dalam pidato HUT Polri ke-74 di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu 1 Juli 2020.
Idham juga mengingatkan, menjelang masa pensiunya agar anggota Polri tetap waspada terhadap isu-isu yang beredar terkait calon Kapolri. Menurutnya hal tersebut bisa melunturkan solidaritas internal kepolisian.
Baca Juga: Polisi Klaim Sudah Tangkap 3.176 Tersangka Pungli Bansos Covid-19
"Saya ingatkan semakin kedepan semakin tajam. Ini baru Juli, nanti kalau sudah bulan September sampai Desember baru semakin tajam," katanya.
Idham menambahkan saat ini pihaknya harus bekerja sama dengan TNI dan seluruh stakeholder lainnya untuk melaksanakan semua tugas sesuai dengan Undang-Undang (UU) nomor 2 tahun 2002. Lalu, ia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia apabila masih ada kinerja atau hal-hal yang belum bisa membuat eksepetasi masyarakat senang dan puas terhadap pelayanan Polri.
"Tapi jauh di lubuk hati saya. Saya bertindak, berpikir dan berbuat untuk menampilkan yang terbaik untuk Polri. Karena itulah modal dasar kami, sehingga kami dicintai oleh masyarakat," ujarnya.
Idham mengingatkan bahwa mempertahankan kesolidaritasan lebih susah daripada meraih sesuatu. "Saya berharap pada Kapolri baru nanti kedepannya bisa lebih baik lagi dari sekarang, tentu yang ada di ruangan ini lah yang jadi Kapolri, tidak mungkin Pangkostrad jadi Kapolri," pesannya.
Baca Juga: HUT Kota Medan Awalnya 1 April, Bukan 1 Juli
Ia melihat kepolisian di Indonesia itu kompak tidak bersikut antar anggota secara tajam. "Kalau kata lagunya Bimbo itu tajam tak bertepi. Tapi saya kira ini bukan di Polri, ini di polisi Papua Nugini, pak Napoleon atau negara lain. Kalau polisi Indonesia saya lihat kompak. Selamat Hari Bhayangkara," kata Jenderal Idham.
(art/drb)
Kapolda Sumut Resmikan SPPG Polri dan 40 Rumah Dinas Personel Kompi II Batalyon A Brimob
Protes Lanjutan, Kapolri Didesak Tolak Banding Kompol DK dan Proses Pidana Segera
Polri Pastikan Blackout PLN Bukan Karena Sabotase
HIMMAH Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK
Pendiri KBPP Polri Tolak Calon Tunggal dan Minta Kapolri Tunda Munas Sampai Juni