PPGMTH Minta Kapolda Sumut Usut Korupsi Jalan di Padang Lawas Utara
Artam - Jumat, 12 Juli 2019 22:09 WIB
drberita/istimewa
Demo PPGMTH di Polda Sumut soal kasus korupsi Pemkab Paluta.
DINAMIKARAKYAT - Pengurus Pusat Pergerakan Mahasiswa Teknik dan Hukum (PPGMTH) Sumut kembali berunjukrasa di depan Mapolda Sumut, terkait dugaan tindak pidana korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Kabupaten Padang Lawas Utara.
"Kami sudah 6 kali bernjukrasa di depan Mapolda Sumut ini serta sudah memberikan bukti-bukti pendukung kepada pihak Dirkrimsus dan kami juga sudah dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi oleh kepala dinas pekerjaan umum dan pertambangan energi Kabupaten Padang Lawas Utara," ujar Muhammad Saidal Siregar di depan Polda Sumut, Jumat 12 Juli 2019.
Kata Saidal, mereka sangat mengharapkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ringan tangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Ramlan Nasution.
"Ikut juga Kabid Bina Marga Muhammad Nuh Pulungan serta pemenang tender Direktur CV Simantaniari Perkas, Direktur CV Fitra dan PT Batang Toru," sebutnya.
PPGMTH Sumut menduga proyek yang dikerjakan pemenang tender tersebut tidak sesuai dengan standar nasional, sehingga mereka berasumsi pengguna anggaran dan pemenang tender diduga sama-sama meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut.
"Kami hanya mau Polda Sumut mengusut tuntas paket peningkatan jalan jurusan simpang payau menuju marlaung Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara, usut tuntas dugaan korupsi peningkatan jalan jurusan Trans Batang Pane 1, dan panggil dan periksa Direktur CV Fitra," tegas Saidal.
"Usut tuntas juga tiga pekerjaan proyek dengan satu CV di tahun 2016 sesuai dengan poin 6 yang mana hasil investigasi kami terjadinya kerugian negara," sambungnya.
Bahwa rehabilitasi jalan jurusan gonting Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara, kata Saidal, jika ditinjau dengan nilai yang sangat besar namun hasilnya yang sangat mengecewakan bagi masyarakat setempat. "Tangkap pencuri uang rakyat padang lawas utara," cetusnya.
"Kami sudah 6 kali bernjukrasa di depan Mapolda Sumut ini serta sudah memberikan bukti-bukti pendukung kepada pihak Dirkrimsus dan kami juga sudah dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi oleh kepala dinas pekerjaan umum dan pertambangan energi Kabupaten Padang Lawas Utara," ujar Muhammad Saidal Siregar di depan Polda Sumut, Jumat 12 Juli 2019.
Kata Saidal, mereka sangat mengharapkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ringan tangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Ramlan Nasution.
"Ikut juga Kabid Bina Marga Muhammad Nuh Pulungan serta pemenang tender Direktur CV Simantaniari Perkas, Direktur CV Fitra dan PT Batang Toru," sebutnya.
PPGMTH Sumut menduga proyek yang dikerjakan pemenang tender tersebut tidak sesuai dengan standar nasional, sehingga mereka berasumsi pengguna anggaran dan pemenang tender diduga sama-sama meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut.
"Kami hanya mau Polda Sumut mengusut tuntas paket peningkatan jalan jurusan simpang payau menuju marlaung Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara, usut tuntas dugaan korupsi peningkatan jalan jurusan Trans Batang Pane 1, dan panggil dan periksa Direktur CV Fitra," tegas Saidal.
"Usut tuntas juga tiga pekerjaan proyek dengan satu CV di tahun 2016 sesuai dengan poin 6 yang mana hasil investigasi kami terjadinya kerugian negara," sambungnya.
Bahwa rehabilitasi jalan jurusan gonting Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara, kata Saidal, jika ditinjau dengan nilai yang sangat besar namun hasilnya yang sangat mengecewakan bagi masyarakat setempat. "Tangkap pencuri uang rakyat padang lawas utara," cetusnya.
Karena tidak ada perwakilan dari Polda Sumut yang menemui, massa aksi PPGMTH akhirnya membubarkan diri dengan aman dan tertib. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Rektor UINSU Prof Syahrin Didesak Mundur
PP HIMMAH Demo di Patung Kuda dan DPR RI, Desak Jokowi Copot 6 Menteri
Mahasiswa Minta OKP dan Ormas Ikut Demo Jokowi dan Luhut
Aktivis 98 Kritik Bobby dan Gibran Ikut - Ikutan Tanggapi Presiden 3 Periode
Relawan Jokowi Dukung Aksi Mahasiswa 11 April
Koordinator Aktifis 98 Sumut: Aksi Mahasiswa 11 April Gak Nyambung dengan Realitas
Komentar