Orangtua Murid Datangi Kantor Kemenag Labura, Lapor Tak Ada Buku di MIN 2

- Selasa, 11 Oktober 2022 17:53 WIB
Orangtua Murid Datangi Kantor Kemenag Labura, Lapor Tak Ada Buku di MIN 2
Poto: Darrenz
Orangtua murid madrasah di Kantor Kemenag Labura.
drberita.id | Sejumlah orangtua murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Labuhanbatu Utara, mendatangi Kantor Kementerian Agama di Jalinsum Damuli, Kecamatan Kualuh Selatan, Selasa 10 Oktober 2022.

Mereka mendatangi kantor ini untuk melaporkan persoalan ketiadaan buku paket tematik di MIN 2, untuk tahun anggaran 2020 - 2021.

Tiba di kantor Kemenag, awalnya mereka diterima oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam, Asbin Pasaribu, namun karena mereka menilai tidak ada solusi, akhirnya mereka memaksa untuk bertemu langsung dengan Kepala Kantor Kemenag, Agus Priadi.
Dikonfirmasi usai bertemu Kepala Kantor, Kamaluddin Hasibuan, salah satu orangtua murid menyebutkan, selama tahun 2020 - 2021, di MIN 2 Labura tidak pernah ada buku paket yang diberikan kepada anak didik.
"Ya, sepanjang tahun 2020 sampai 2021, tidak pernah ada buku disediakan pihak MIN 2. Akibatnya, anak-anak kami sangat kesulitan untuk belajar. Padahal kata Pak Kasipendis tadi, sebesar sekian % dari Dana BOS disediakan untuk beli buku, entah kemana uangnya raib," ujar Kamaluddin geram, diamini oleh rekannya Takrum Ritonga dan Ahmad Wahyudi.
BACA JUGA:
BNNK Labura dan Satres Narkoba JJS ke Desa Tanjung Pasir
Kepala Kantor Kemenag, Agus Priadi tak berkomentar banyak dalam menjawab pertanyaan konfirmasi yang ditujukan kepadanya. Agus berdalih bahwa Kasipendislah yang lebih mengetahui tentang persoalan di madrasah.

"Untuk teknis penggunaan dana, silahkan komunikasi dengan kasipendis, beliau yang menangani madrasah," tulis Agus Priadi.
Terpisah, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Asbin Pasaribu dikonfirmasi di ruangan kerjanya mengatakan pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu. Ia berjanji akan memanggil Zakiyah, Kepala MIN 2 Labura tahun 2019 - 2022 untuk mempertanyakannya.
[br]
"Akan segera kita panggil, dan kita tanyakan mengenai penggunaan dana BOS di MIN 2. Apakah benar benar tidak pernah belanja buku atau pernah belanja tapi tak sesuai, nanti kita pertanyakan kepada yang bersangkutan," terang Asbin.

Asbin juga menegaskan, apapun yang terjadi di MIN 2 itu sepenuhnya adalah tanggung jawab mantan kepala sekolah, Zakiyah yang menjabat sejak tahun 2019 hingga 2022.
"Itu semua tanggung jawab Bu Zakiyah, nanti kita minta beliau untuk menjelaskan masalah ini," pungkas Asbin.
BACA JUGA:
Bertahun Tak Belanja Buku Tematik, Murid MIN 2 Labura Kesulitan Belajar
Sebelumnya diberitakan, selama beberapa tahun murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (MIN 2) Labuhanbatu Utara, kesulitan untuk mengikuti proses belajar mengajar. Pasalnya, mereka nyaris tidak memiliki buku tematik (buku paket yang memuat beberapa mata pelajaran).
Bendahara MIN 2 Labura, Abdul Rahim, kepada wartawan mengakui, selama tahun anggaran 2020 sampai 2021, pihak sekolah memang tidak pernah belanja buku.

"Untuk belanja buku tidak ada. Silahkan bapak konfirmasi dengan mantan kepala saya," tulis Abdul Rahim sembari mengirimkan nomor ponsel milik mantan Kepala MIN 2 Zakiyah, Sabtu, 1 Oktober 2022.
BACA JUGA:
Nyasar di Tol Belmera, Ulfa Dijemput Langsung Bupati Labura
Terpisah, Zakiah Kepala MIN 2 Labura tahun 2019 - 2022, terkesan berupaya mengalihkan fokus pertanyaan konfirmasi yang ditujukan kepadanya.
"Maaf ya Pak, sepertinya membicarakan masalah madrasah gak enak kalo dari WA Pak. Mungkin kalau silahturahmi akan lebih enak kita bicarakan Pak," papar Zakiyah, Sabtu 1 Oktober 2022.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru