Tidak Hadir, KPK Jadwal Ulang Periksa Boyamin Dalam Kasus TPPU Pemkab Banjarnegara
Poto: Istimewa
Ali Fikri
drberita.id | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Boyamin, Direktur PT. Bumirejo, Senin 24 April 2022. Boyamin diperiksa sebagai saksi TPPU di Pemkab Banjarnegara.
"Hari ini, Senin 25 April 2022,KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap salah satu saksi pengembangan perkara yaitu TPPU terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Banjarnegara Tahun Anggaran 2017-2018, Saudara Boyamin, Direktur PT. Bumirejo," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin 25 April 2022.
Menurut Ali, tim penyidik telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Boyamin pada pekan lalu, Kamis 21 April 2022.
BACA JUGA:
Hinca Panjaitan Dukung Kejati Sumut Usut Tuntas Dugaan Korupsi Citraland
Terkait ketidakhadiran saksi, lanjut Ali, tim penyidik segera akan menjadwalkan ulang pemanggilannya.
"Karena penyidik membutuhkan keterangan dari saksi untuk mendalami informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan perkara tindak pidana pencucian uang dimaksud," katanya.
Dalam perkara ini, KPK menemukan indikasi pelaku dengan sengaja menyamarkan, menyembunyikan, atau menghilangkan jejak aset yang bersumber dari hasil korupsi, yang menjadi unsur TPPU.
BACA JUGA:
Pemilik Media Online Didakwa Nodai Nama Baik Istri Gubernur Sumut
Pengenaan pasal TPPU efektif untuk menjerat pelaku sekaligus mengoptimalkan asset recovery sebagai pemasukan bagi kas Negara.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar
Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Diperiksa KPK, Ini Alasannya
KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi kepada Prof Muryanto
Korsup KPK Bertentangan Dengan Asta Cita Presiden Prabowo: Pemborosan Anggaran
Babak Baru Skandal Jiwasraya: Dua Eks Petinggi OJK Dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan Agung
Komentar