Ada Jalan Rusak 23 Kilometer di Kabupaten Asahan
drberita.id -Bagaimana bisa Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan, dapat terwujud jika kondisi infrastruktur jalannya sampai saat ini masih belum mendapatkan perbaikan.
Ketua Aliansi Pemuda Pemudi Kecamatan Bandar Pulau Oby Panjaitan mengatakan masyarakat Bandar Pulau sangat kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Asahan yang silih-berganti pejabatnya tetapi infrastruktur jalannya tidak mendapatkan perhatian untuk perbaikan.
Terbukti dengan rusaknya jalan yang menjadi akses utama masyarakat untuk meningkatkan perekonomian.
"Kondisi fisik infrastruktur jalan ini beberapa tahun yang lalu pernah mendapatkan pengerasan, tetapi sampai saat ini untuk mendapatkan pembangunan lanjutan maupun dicor beton tidak terealisasi," ucap Oby dikutip suaralira.com, Jumat 19 Juni 2026.
Jalan rusak di Kabupaten Asahan yang kondisinya kubangan berlumpur terlihat di Desa Sei Sembilang, Kecamatan Sei- Kepayang Timur, Desa Silo Baru Kecamatan Silau Laut, Desa Padang Pulau, Gajah Sakti, Buntu Maraja, dan Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau.
Tampak kondisi infrastruktur jalan penghubung empat desa di Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, sekira 23 kilometer itu seperti kubangan.
Oby mengatakan ruas jalan rusak tersebut berstatus jalan kabupaten yang semestinya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Asahan.
Masyarakat Kecamatan Bandar Pulau setiap hari harus melintas jalanan yang berlumpur jika hujan turun, dan berdebu saat musim panas.
"Warga mengeluhkan jalanan yang sudah berpuluh tahun tak tersentuh pembangunan hingga merasa adanya ketimpangan sosial di Kabupaten Asahan," tutup Oby Panjaitan.
Kejaksaan Dalami Kasus Korupsi Dana Desa se Kabupaten Asahan, Pelapor Ketua LSM Telah Diperiksa
Kabupaten Asahan Darurat Genk Motor, GP Ansor Desak Kapolres Angkat Kaki
Ratusan Warga Kualuh Geruduk DPRD dan Kantor Bupati Labura
LIPPSU Identifikasi Ratusan Juta Lobang Jalan di Sumut
Infrastruktur Jalan di Sumut Rusak Disebabkan Pengusaha Kebun Sawit dan Galian C