Pembangunan Tanggul Rob di Belawan Jangan Jadi Proyek Sia-sia
Redaksi - Jumat, 25 November 2022 11:23 WIB
Poto: Istimewa
Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Sumatera Utara mengkritisi pembangunan tanggul pencegah banjir rob serta kolam retensi di Belawan, Medan.
drberita.id | Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Sumatera Utara mengkritisi pembangunan tanggul pencegah banjir rob serta kolam retensi di Belawan, Medan.
"Kami mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah, tapi kami juga ingin bersikap kritis dengan berdiskusi bersama pelaksana proyek agar mendapat gambaran yang benar tentang perancanan dan pekaksanaannya, sekaligus bisa memberi masukan terkait masalah sosial ekonomi masyarakat," ucap Ketua SNNU Sumut, Zulkarnain di lokasi pembangunan Lingkungan 4 Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan, Kamis 24 November 2022.
Zulkarnain didampingi Sekretaris Emil Hardi dan pengurus Syahrul, Ayatullah mengatakan, masyarakat banyak bertanya tentang pembangunan tanggul tersebut berikut efektivitasnya nanti dalam pencegahan banjir rob yang selama ini jadi momok masyarakat Belawan.
"Jangan pula APBN yang dikucurkan mencapai Rp 25 miliar lebih itu akhirnya sia-sia. Dan jangan pula nanti Walikota Medan Bobby Nasution yang jadi bulan bulanan jika proyek ini gagal mengatasi banjir," kata Zul.
Mereka dari SNNU, sambung Zulkarnain, menangkap ada keresahan sebagian masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan pesisir yang notabene kebanyakan nelayan, terkait nasib mereka dan keberlangsungan kegiatan mencari ikan.
BACA JUGA:
IPA Medan Minta Walikota Ganti Kadis PU
"Jangan pula nanti akibat proyek ini hanya memindahkan lokasi banjir. Kami ingin adanya jaminan pembangunan tanggul ini benar bisa menanggulangi banjir rob. Dan ingin tahu bagaimana rancangan pekerjaannya, serta proyeksi ke depannya," imbuhnya.
Intinya, poin yang mereka sampaikan bahwa SNNU mendukung program pemerintah, asal tidak menyia-nyiakan anggaran. "Proyek tersebut harus benar benar direncanakan dan nanti benar bisa menghindari banjir rob, minimal mengurangi dampaknya," tegas Zul.
SNNU juga berharap pelaksana proyek memperhatikan dampak sosial ekonomi masyarakat sekitar terutama kaum nelayan. Pelaksana proyek, PT Bukit Zaitun melalui humasnya Sahat Simatupang yang dihubungi via telepon berucap singkat, manfaat pembangunan tanggul ini pasti ada.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
2 Underpass Kota Medan Atasi Macet: Jalan Gatot Subroto Pakai APBN, Jalan Jawa Gunakan APBD
PT. STTC Siap Danai Perbaikan Drainase dan Kerusakan Jalan, Meski Ada Kasus Penimbunan Anak Sungai Belawan
Praktisi Hukum Dukung Kapolda Sumut Nonaktifkan Kapolres Belawan
LPA Sumut: Nonaktif Kapolres Belawan Bukan Akhir dari Kasus Tawuran, Perlu Investigasi Mendalam
Timbun Anak Sungai Belawan, DPRD Medan Segera Panggil PT. STTC Meski Punya Beking Kuat
Penerima Manfaat Program MHD Bank Indonesia Mulai Jalankan Usaha di Medan Belawan
Komentar
Berita Terbaru
9 Tahap Agenda Kerja Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli 2026, Berikut Daftarnya
Dugaan Penipuan KPR, GASAK Laporkan PT. SKS ke Polrestabes Medan
Capaian Kinerja Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang Tahun 2025
Prabowo Setuju Bantuan dari Luar Negeri ke Bencana Sumatra, Yonge Sihombing: Kita Apresiasi
Kasus Ciputra Lebih Menarik dari OTT Topan Ginting
Meski Ada Larangan, Warga Medan Tetap Bakar Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026
Refleksi Akhir Tahun 2025: KAMAK Ajak Masyarakat Perkuat Kejaksaan Berantas Korupsi di Sumut