Effendy Pohan Optimis F1 Powerboat Dongkrak Ekonomi di Kawasan Danau Toba
Target Ekonomi Rp500 Miliar
Redaksi - Jumat, 23 Februari 2024 11:47 WIB
Poto: Istimewa
Konferensi pers di Pos Bloc, Medan.
drberita.id -Event F1 Powerboat (F1H20) kembali digelar di Sumatera Utara, tepatnya di Kota Balige, Danau Toba. Pemerintah Provinsi optimis event internasional ini bisa mendongkrak perekonomian lokal.
Berbeda dengan tahun lalu. Kali ini Danau Toba menjadi pembuka seri F1 Powerboat atau yang dikenal dengan nama F1H2O UIM World Championship tahun 2024. Diharapkan event ini bisa lebih sukses dari tahun lalu.
"Kita optimis melihat kesuksesan seri sebelumnya akan kembali mendongkrak perekonomian Sumut, khususnya kawasan Danau Toba, apalagi ini merupakan seri pembuka untuk musim 2024," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Effendy Pohan saat konferensi pers di Pos Bloc, Medan, pada Kamis 22 Februari 2024.
Effendy Pohan berharap, masyarakat ikut memeriahkan event internasional yang akan dilaksanakan 2-3 Maret 2024, dan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Tahun lalu, terdapat ratusan UMKM yang ikut meramaikan F1 Powerboat, yang diselenggarakan di Balige, Kabupaten Toba.
"Ada ratusan ribu wisatawan yang akan datang, kita maksimalkan apalagi kita sudah punya pengalaman tahun lalu, apa yang kurang kita benahi sehingga hasil kita peroleh bisa lebih besar lagi," katanya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno secara virtual mengatakan event F1 Powerboat bisa memberikan dampak ekonomi sebesar Rp500 miliar. Menparekraf terus melatih pelaku UMKM di Kawasan Danau Toba tersebut.
"Dukungan kami dengan seluruh kementerian agar ajang F1 Powerboat nanti bisa berdampak pada ekonomi sebesar Rp500 miliar. Kami bersama semua stakeholder untuk memajukan terus wisata Danau Toba di mata dunia," kata Uno.
Bupati Toba Poltak Sitorus juga mengatakan perlunya pelaku UMKM memperhatikan kebersihan dagangan dan juga lingkungan. Sehingga para turis merasa nyaman berada di Danau Toba dan memiliki kesan positif.
"Tahun 2022 jumlah kunjungan pariwisata hanya 1 juta. Sementara tahun 2023 naik seratus persen menjadi 2 juta. Target kita makanan harus higienis dan warga sehat. Kami ingin melibatkan konten anak - anak muda. Karena konten itu butuh spot. Di sana spot tourism luar biasa, talent juga luar biasa," kata Poltak Sitorus.
Hadir pada konferensi pers Marketing & Business Development Director F1H2O Raimondo di San Germano dan Direktur Olahraga Balap Air IMI Pusat Randi Wibawa. Selain itu, juga hadir Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata In Journey Maya Watono dan Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves, Kosmas Harefa.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Yonge Sihombing dan Duta Besar Rusia Bahas Buku Prabowonomics dan Investasi di Tapanuli-Danau Toba
Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Semburan Lumpur Rianiate, Akibat Tekanan Formasi
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Waktu Belajar soal Toba Caldera UNESCO Global Geopark
Harus Dikelola Berdasarkan Undang Undang Otorita, Eforus HKBP: Danau Toba Sedang Mengerang Kesakitan
Pj. Bupati Tawarkan PT. ASDP Tingkatkan Pelayanan Kapal Ferry di Danau Toba
Komentar