Imigrasi NTT Optimalisasi Akses dan Layanan di TTU
Redaksi - Minggu, 24 Mei 2026 20:45 WIB
Poto: Istimewa
Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama tim kerja Kanwil Imigrasi NTT.
drberita.id -Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT akan meningkatan layanan keimigrasian di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Rencana itu untuk memberikan akses keimigrasian yang lebih dekat di daerah perbatasan.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang mengatakan fungsi keimigrasian di daerah perbatasan menjadi penting untuk memastikan keamanan negara sekaligus fasilitator pembangunan ekonomi.
"Sekaligus untuk peningkatan koordinasi bersama pemerintah daerah untuk memudahkan akses masyarakat perbatasan memperoleh pasfor yang sah dan berlaku," ucap Saroha, Jumat 23 Mei 2026.
Bersama Kasubag TU Imigrasi Atambua Ridwan Alfarisi Tanjung dan jajaran, Saroha bertemu Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, membahas hibah aset berupa lahan dan gedung untuk Kantor Imigrasi.
Sebelumnya, pada Kamis, 21 Mei 2026, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang telah bertemu dengan Bupati TTU di Kupang.
Pertemuan tersebut juga membahas sinergitas lintas sektor untuk kualitas layanan keimigrasian bagi masyarakat perbatasan yang mudah akses, cepat, dan terpercaya.
Saat ini, box konteiner bekas dijadikan tempat pemeriksaan Pos Imigrasi Haumeniana tanpa infrastruktur dan sarana prasarana yang memadai.
"Melalui mekanisme hibah aset daerah diharapkan nantinya dapat memberikan dukungan pembangunan yang layak bagi operasional Pos Imigrasi," ujar Saroha Manullang.
Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan rencan tersebut merupakan transformasi nyata pelayanan keimigrasian di Kabupaten TTU agar semakin tangguh melindungi masyarakat perbatasan serta menjaga kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan.
"Akses yang jauh tentunya menimbulkan biaya, waktu, dan tenaga yang membebani masyakarat TTU untuk memperoleh paspor. Kehadiran Kantor Imigrasi di Kefamenanu merupakan tonggak sejarah yang berdampak positif dan solutif bagi kemajuan daerah," ucap Yosep.
Sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Atambua Yusuf Ginting bertekad merealisasikan peningkatan layanan dengan skema pelayanan 'Eazy Paspor' secara periodik 2 kali dalam sebulan bagi masyarakat TTU pada Pos Imigrasi Kefamenanu di Aplasi.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Hasil Autopsi Jasad Cewek Asal NTT Sudah Keluar, Tapi Polisi Belum Mau Menjelaskan
Aksi Nyata Imigrasi Hadir di Perbatasan Indonesia Untuk Pendidikan Anak Bangsa
Imigrasi Sumut: Saat Ini Terdapat 1.000 Pengungsi Asing di Kota Medan
Warga NTT dan Keluarga Minta Polsek Medan Sunggal Otopsi ART Tewas Gantung Diri
Kebanggaan IWO, Komjen Agus Andrianto Jabat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
Kantor Imigrasi Sibolga Terima Penghargaan dari Konsulat Jenderal India
Komentar