Kabar Harga Pertalite Naik akan Sangat Menyakiti Rakyat
Poto: Istimewa
Hasbil Lubis
DRnerita.com | Di tengah kondisi ekonomi yang masih belum membaik akibat dampak pandemi Covid-19, seharusnya pemerintah mengkaji ulang rencana kenaikan harga BBM jenis pertalite.
Beban rakyat saat ini sangat berat, bukan hanya persoalan BBM, namun harga pangan, harga tiket pesawat, dan lainnya saat ini melambung tinggi harganya.
"Pemerintah harusnya punya empati ya, yang lalu kan sudah dinaikan harga BBM jenis dexlite dan pertamax, kenapa sekarang ini mau dinaikkan juga harga BBM jenis pertalite? jelas ini adalah sikap yang tidak pro rakyat," ujar Sekretaris Departemen IV DPP Demokrat Hasbil Hasbil Mustaqim Lubis, Sabtu 20 Agustus 2022.
BACA JUGA:
Lokot Angkat Bicara, Demokrat Sumut Dukung Penuh Proyek Jalan dan Jembatan Rp 2,7T Gubernur Edy Rahmayadi
Kita ketahui bersama, kata Hasbil defisit APBN tahun 2022 diangka Rp 840,2 triliun. Namun bukan berarti untuk memperkecil defisit APBN sebesar itu harus mengorbankan kondisi rakyat saat ini. Pemerintah seharusnya punya langkah lain dalam upaya memperkecil defisit APBN tersebut.
"Niat memperkecil defisit APBN tidaklah salah, namun harus melihat kondisi nyata rakyat saat ini, jangan lah pula rakyat dikorbankan, masih banyak saya rasa cara lain yang dapat dilakukan pemerintah," kata Hasbil.
Harapan saya tentunya, pemerintah menunda rencana kenaikan harga pertalite, karana jika tetap dinaikkan, maka akan memberikan dampak negatif ke masyarakat," utupnya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Ketua DPRD Medan Minta Penegak Hukum Usut Kelangkaan BBM
Sempat Langka di Sumut, Distribusi BBM ke SPBU Libatkan Personel TNI
Formapera: Kelangkaan BBM di Sumut Kejahatan Kemanusiaan, Polisi Harus Periksa Pertamina Patra Niaga Sumbagut
Modus Operandi Sindikat Maling BBM yang Diungkap Polrestabes Medan Ternyata dari GPS
Polisi Tangkap 16 Tersangka dari 9 Kasus BBM Bersubsidi di Kota Medan
Kelompok Mahasiswa Sampaikan Persoalan MBG, BBM, dan KDMP ke DPRD Medan
Komentar