Komisi III Ajak BPKAD Pemkot Medan Belajar dari DKI Jakarta

- Rabu, 26 Mei 2021 19:08 WIB
Komisi III Ajak BPKAD Pemkot Medan Belajar dari DKI Jakarta
Foto: Istimewa
RDP Komisi III DPRD Medan
drberita.id | Anggota Komisi III DPRD Medan Abdul Rahman Nasution mengatakan Pemkot Medan perlu belajar dari DKI Jakarta, sehingga dapat mengadopsi atau mencontoh cara kerja dalam mengelola dan memantau setiap aset yang ada.


"Kita bisa berangkat bersama-sama ke BPKAD DKI Jakarta. Mereka punya banyak aset tapi bisa terpantau semuanya," ungkap Abdul Rahman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Selasa 25 Mei 2021.


Turut hadir dalam RDP anggota Komisi III DPRD Medan Netti Yuniati Siregar, Hendri Duin, dan Irwansyah, dengan agenda evaluasi pengelolaan aset agar berjalan dengan baik.

Selain membahasa soal keuangan, Abdul Rahman yang memimpin rapat juga mempertanyakan tidak adanya staf diberikan Pemkot Medan. Ia juga berpesan ke BPKAD jika ada perubahan momenklatur agar segera diberitahukan ke mereka.

"Kami di DPRD Medan ini memiliki latar belakang yang berbeda, kami legislator dan bukan ASN eksekutif yang memiliki banyak staf. Jadi, saya sampaikan ke BPKAD, kami ini tak mempunyai staf khusus yang memang bener-bener ahli dibidangnya atau berpengalaman, ini untuk pribadi ya, yang berkualitas. Kami di DPRD ini punya staf, gaji dan bayar dari kantong sendiri. Ini saya sampaikan kepada setiap OPD, biar malu lembaga ini. Saya mau tahu juga, ntah siapa yang membuat peraturan di lembaga MPR untuk disini, sehingga kami tidak ada dapat staf. Apa memang sengaja biar kami bodoh. Kami nggak begitu bodoh-juga. Kasih kami ruang agar membangun bersama," ungkapnya.


Sambung Abdul Rahman, yang penting diberikan informasi dan diberikan data jumlah aset Pemkot Medan seperti kendaraan, mall dan Hotel.

"Medan Mall dan ini kita menunggu perubahan rencana hingga bulan Juli nanti, apakah mereka akan lanjut kontrak atau tidaknya. Sementara hotel Soechi sudah putus kontraknya," tandas Abdul Rahman.


Anggota Komisi III Hendri Duin menambahkan pihkanya tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja BPKAD Pemkot Medan.


"Kita tidak menutup kinerja evaluasi. Kami harap bagaimana BPKAD dapat mengelola aset Pemko Medan agar bapak dan ibu yang dibagian aset enak kerjanya dan termonitor. Karena kita disini bicara fakta," sebut Hendri Duin.

SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru