Limbah Pabrik PT. BOSS Rusak Tanaman Padi Warga Dolok Masihul Sergai

PKS Berada di Kabupaten Simalungun
Redaksi - Senin, 10 April 2023 19:22 WIB
Limbah Pabrik PT. BOSS Rusak Tanaman Padi Warga Dolok Masihul Sergai
Poto: Istimewa
Tanaman padi warga Dolok Masihul, Sergai, rusak akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit PT. BOSS.
drberita.id -Limbah pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Bersama Oesaha Saragih Sejahtera (BOSS), merusak tanaman padi warga Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

PKS milik PT. BOSS itu berada di Desa Bandar Maruhur, Kecanatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun. Pabrik berbatasan dengan Kabupaten Sergai itu membuang limbah ke Sungai Belutu, dimana sungai mengairi sawah petani Dolok Masihul.

Para petani pun mengeluh, karena 1.000 an hektare lahan pertanian yang ditanami padi rusak berat, terancam tidak bisa lagi digunakan untuk bercocok tanam disebabkan air Sungai Belutu mengairi sawah tercemar limbah pabrik dari hulu sungai.

Keluhan tersebut disampaikan warga dari 6 desa, yakni Desa Kerapuh, Desa Tegal Sari, Desa Pardoman, Desa Damai, Desa Huta Nauli dan Kelurahan Pekan Dolok Masihul yang tergabung dalam wadah Persatuan Petani Dolok Masihul (PPDM) Sergai, terdiri dari 30 Kelompok Tani (Poktan).

Abdul Rahman Lubis, warga Desa Tegal Sari, Kecamatan Dolok Masihul mengatakan tanaman padi keluarganya juga ikut rusak akibat limbah pabrik PT. BOSS tersebut.

"PT. BOSS merusak padi di Dolok Masihul. Petani menagis, 'Si Bos' goyang kaki. Rumput sama padi udah hampir sama. Ini baru ditanam, udah botak," ucap Abdul Rahman Lubis, kemarin sembari menunjukkan foto sawah keluarganya yang rusak terkena limbah PT. BOSS tersebut.

Sebelumnya, Komisi D DPRD Sumut telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri Dirut PT. BOSS, Erikson Rumahorbo didampingi Manajer Meldi Sinaga, instansi terkait dan para petani yang tergabung dalam wadah PPDM tersebut, Selasa 4 April 2023.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru