Lokot Pastikan Demokrat Sumut Bersih dari Kader KLB Abal Abal
Muhammad Artan
Muscab IV 18 DPC Kabupaten Kota Partai Demokrat se Sumut.
drberita.id | Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, M. Lokot Nasution memastikan DPD Partai Demokrat Sumut tidak memberikan ruang gerak kepada kader yang terlibat KLB abal abal.
Hal itu ditegaskan Lokot Nasution dalam pidatonya pada pembukaan Muscab IV Serentak 18 DPC Kabupaten/kota se-Sumut, di Le Polonia Hotel Medan, Senin 30 Mei 2022.
"Tidak ada ampun. Jika ditemukan kader yang terlibat dengan KLB abal-abal itu, maka perintah partai akan dipecat," tegasnya.
Lokot juga menyinggung adanya gonjang-ganjing, kepengurusan Partai Demokrat yang sempat menjadi persoalan hukum akibat adanya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat oleh beberapa tokoh yang diduga ingin menggulingkan AHY dari kursi ketua.
"Bagaimana KLB bisa terjadi di Sumatera Utara, pasti ada peran-peran pihak yang tidak bertanggung jawab. Baik itu dari internal partai maupun dari eksternal, bicara eksternal itu bukan urusan kita, tapi internal hari ini urusan DPD Partai Demokrat Sumatera Utara yang saya pimpin," katanya.
BACA JUGA:
OK Zulfi Pamer Barang Anti ke Anggota DPRD Medan
Lokot mengajak seluruh kader Partai Demokrat bersama seluruh masyarakat ikut memenangkan partai ini pada Pemilu 2024 mendatang.
"Mudah-mudahan masyarakat Sumatera Utara bisa melihat, pada waktu kami (Partai Demokrat) memimpin negeri ini, apakah lebih baik hari ini, atau saat kami memimpin," ungkapnya.
"Silakan pilih yang mana, itu saja," tutup Lokot.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
Sidang Korupsi DJKA, Uang Untuk Pilpres dan Pilgubsu, Hakim: Minta KPK Hadirkan Budi Karya dan Lokot Nasution
KPK Jangan Takut Periksa Lokot, Partai Demokrat Tidak Pernah Lindungi Kader Terlibat Korupsi
KPK Periksa Ketua Demokrat Sumut Lokot Nasution di Kasus Korupsi Kemenhub
Hebat Ketua Demokrat Sumut, Pensiun Dini PNS Bisa Punya Rumah Sakit
KPK Kembali Tegaskan Status Ketua Demokrat Sumut Masih Saksi Kasus Korupsi Jalur Kereta Api
Komentar