Pemkab Toba Perhatikan Netralitas ASN di Pilkada, Agustinus Ajak Jurnalis Buat Berita Berimbang

Tangkal Berita Hoax
Redaksi - Minggu, 13 Oktober 2024 22:59 WIB
Pemkab Toba Perhatikan Netralitas ASN di Pilkada, Agustinus Ajak Jurnalis Buat Berita Berimbang
Poto: Istimewa
temu pers di Balai Data, Kantor Bupati Toba.
drberita.id -Para jurnalis di Kabupaten Toba diajak berperan aktif dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Peran media sangat penting mendorong partisipasi masyarakat, menangkal berita hoaks, dan membuat pemberitaan berimbang.

Pj. Bupati Toba Agustinus Panjaitan mengungkapkan hal tersebut saat temu pers di Balai Data, Kantor Bupati Toba, Balige, Jumat 11 Oktober 2024.

"Peran jurnalis sangat vital dalam mengajak masyarakat menggunakan hak pilih mereka secara aktif. Media dan insan pers memiliki kekuatan untuk menyuarakan pentingnya partisipasi masyarakat di Pilkada.

"Pemberitaan yang informatif, berimbang, dan positif, sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya menggunakan hak suara mereka," kata Agustinus.

Sidampingi Sekda Toba, Augus Sitorus, Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Asisten Administrasi Umum Fery Napitupulu, dan Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, kata Agustinus, selain mendorong partisipasi juga mengingatkan tentang bahaya berita hoaks yang kerap muncul menjelang pemilu.

Ia meminta agar jurnalis berperan dalam meluruskan informasi yang keliru dan aktif melakukan crosscek informasi, guna memverifikasi kebenaran setiap berita.

"Hoaks adalah ancaman serius bagi kelancaran Pilkada. Karena itu, kita semua, termasuk pers, harus bersatu untuk melawan penyebaran informasi yang tidak benar," tegasnya.

Agustinus juga mengatakan berapa pentingnya menjaga netralitas dalam pemberitaan. Ia berharap pemberitaan selama Pilkada bisa berimbang, tidak memihak, serta selalu mengedepankan fakta.

"Keberimbangan pemberitaan sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat," imbuhnya.

Agustinus berharap tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 bisa mencapai 85 persen, lebih tinggi dibandingkan Pilpres dan Pileg yang teratat angka 78 persen.

"Tingginya partisipasi masyarakat akan menentukan kualitas demokrasi kita. Ini juga akan meningkatkan legitimasi pemimpin yang terpilih, sebagai representasi dari hampir seluruh masyarakat Toba," katanya.

Sekda Toba, Augus Sitorus, menambahkan bahwa Pemkab Toba telah mempersiapkan segala aspek teknis dan anggaran untuk menjamin kelancaran Pilkada.

"Kami sudah membentuk desk Pilkada dan menyalurkan dana hibah 100 persen ke KPU, Bawaslu, serta aparat keamanan. Stabilitas keamanan juga menjadi prioritas kami untuk memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan aman dan tertib," jelasnya.

Augus juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama proses Pilkada, yang telah diawasi secara ketat oleh Bawaslu.

"Netralitas ASN sangat kami perhatikan. Kami bekerja sama dengan Bawaslu untuk memastikan tidak ada pelanggaran netralitas ASN. Namun tetap memberikan ruang bagi ASN untuk menggunakan hak pilih," katanya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru