Warga Martubung Protes, Pemko Medan Sebarkan Berita Bohong di Medsos
Poto: Yudha
Demo warga Martubung protes Pemko Medan
drberita.id | Pembongkaran portal di Jalan Pancing I, Kelurahan Besar Martubung, diwarnai protes keras dari warga sekitar pada Selasa, 7 Juni 2022 sekitar pukul 10.00 WIB.
Pasalnya, Pemko Medan menyebarkan berita bohong ke media melalui laman media sosial, bahwa masyarakat yang tinggal di sekitaran jalan tersebut sudah menyetujuinya.
Kegiatan pembongkaran tersebut hampir menyebabkan bentrokan fisik antar warga yang mendukung pembongkaran dan yang kontra.
Portal yang sudah dibangun selama beberapa waktu tersebut, awalnya dikarenakan banyaknya truk yang melebihi muatan kerap melintasi jalan itu, sehingga membuat badan jalan rusak parah.
Selama kurang lebih dua tahun lamanya, mereka melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak terkait, melakukan permintaan melalui surat menyurat agar pemerintah memperhatikan dan mengambil sikap atas pendirian portal tersebut, namun tidak ada solusi yang tepat.
BACA JUGA:
BNNK Labura Bantah Tuduhan '86' Bandar Sabu Rp 300 Juta
Belum lagi kecelakaan yang mengakibatkan terlindas dan menewaskan warga yang melintas sehari-hari.
Namun, entah bagaimana dan siapa yang memulai, terjadi pergesekan pendapat antara warga yang mendukung dan pihak pengusaha yang merasa dirugikan atas berdirinya portal tersebut karena tak bisa melewati jalan itu.
Muncul pula berita, bahwa ada warga bayaran yang menerima uang untuk melakukan demo agar portal diturunkan.
Anehnya lagi, banyak anggota legislatif yang terkesan tutup mata atas kasus di atas. Padahal, lumbung suara mereka besar di wilayah ini. Namun, satu pun tak ada yang bersikap mendukung itu semua.
BACA JUGA:
Relawan SASU Sampaikan Aspirasi, Harapkan NasDem Calonkan dan Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
"Kami sudah 2 tahun berjuang melakukan dengar pendapat dengan pihak pemko medan dan yang terkait, agar portal itu bisa berdiri sebagai salah satu pengamanan jalan bagi masyarakat pengguna, untuk terlindungi dari kecelakaan dikarenakan truk yang melintas melebihi muatan/tonase. Tapi permintaan kami diabaikan," ujar Salman, koordinator warga.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
KPK Harus Turun, Oknum Pejabat Inisial K Jual Paket Proyek Pemko Medan
Kabar Makelar Proyek dan Jabatan di Pemko Medan Dibawa ke DPRD Provinsi Sumut
LBH Laporkan APBD Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang Untuk Polrestabes ke Ombudsman RI
Gen Z Sumut Kritisi Pimpinan DPRD Sumut yang Kabarnya Jadi Makelar Proyek dan Jabatan di Pemko Medan
Pengamat: SiLPA Pemko Medan Tidak Wajar
Rico Waas: Keuangan Pemko Medan Sehat, Tidak Ada Utang Jangka Panjang Bebani APBD
Komentar