DPRD Jangan Jadi Stempel Politik, 3 Aset Pemprovsu ke Penyertaan Modal Bank Sumut Bisa Temuan BPK

Redaksi - Rabu, 19 November 2025 14:22 WIB
DPRD Jangan Jadi Stempel Politik, 3 Aset Pemprovsu ke Penyertaan Modal Bank Sumut Bisa Temuan BPK
Poto: Istimewa
3 aset Pempovsu yang rencananya jadi penyertaan modal ke Bank Sumut, yaitu Medan Club, PRSU, dan Kantor DisperindagESDM Sumut.
Ketidakkonsistenan ini merusak kepercayaan publik dan menunjukan bahwa tata kelola aset daerah berjalan reaktif, bukan strategis.

"Persoalan valuasi aset ini tidak bisa diabaikan. Aset sebesar eks Medan Club itu memiliki nilai pasar yang fluktuatif. Tanpa appraisal independen yang terbaru, Pemprovsu bisa menyerahkan aset dengan nilai yang tidak akurat baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Ini berpotensi memunculkan temuan audit BPK atau persoalan hukum di kemudian hari," kata Elfenda.

Kemudian, penyertaan modal berupa aset non-likuid juga memunculkan pertanyaan, apa sebenarnya kebutuhan Bank Sumut, modal tunai atau tanah dan bangunan?

Tiga aset yang akan dialihkan bukan aset biasa. PRSU, lanjut Elfenda memiliki nilai historis dan fungsi publik. Kantor Disperindag/ESDM memikul pelayanan teknis langsung kepada masyarakat.

Pengalihan aset semacam ini berpotensi mengganggu layanan publik serta menghilangkan peluang ekonomi daerah yang semestinya tetap berada dalam kontrol pemerintah.

"Minimnya transparansi pun membuat rencana ini semakin bermasalah. Publik tidak memperoleh dokumen analisis kelayakan, penilaian risiko, maupun rencana pemanfaatan aset oleh Bank Sumut. Padahal penyerahan aset daerah bukan sekadar urusan administratif, tetapi keputusan politik yang berdampak panjang," jelasnya.

Tanpa partisipasi publik dan keterbukaan informasi, kebijakan sebesar 3 aset untuk penyertaan modal ke Bank Sumut mudah dipersepsikan sebagai langkah terburu-buru atau bahkan mengandung kepentingan tertentu.

Rencana pernyertaan modal ini juga bisa membawa risiko nyata bagi Bank Sumut, terutama terkait penurunan kinerja keuangan dan efisiensi operasional.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru