LSM dan Warga Asahan Apresiasi Kapolda Sumut dalam Rekrutmen Anggota Polri
Artam - Rabu, 31 Juli 2019 17:27 WIB
drberita/istimewa
10 putra-putri asal Sumut calon Akpol berangkat ke Semarang.
DINAMIKARAKYAT - Lembaga Pemantau Kinerja Polri (POLRI WATCH) dan Lembaga Advokasi dan Bantuan untuk Hukum Demokrasi Indonesia (ABDHI Indonesia) serta warga Asahan mengapresiasi Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto atas kesuksesan rekrutmen Tamtama, Bintara dan Taruna/Taruni Akpol.
Ketua Umum Polri Watch Ikhwaluddin Simatupang didampingi Sekretaris Umum M. Akbar Siddik Surbakti menyatakan bahwa Polda Sumut telah sukses melaksanakan rekrutmen Tamtama/Bintara/Taruna dan Taruni Polri dengan memenuhi prinsip BETAH: Bersih, Transparans, Akuntabel dan Humanis serta Clear and Clean.
"Salah satu tolak ukur rekrutmen Polri oleh Polda Sumut yang telah memenuhi prinsip BETAH adalah diberikannya penghargaan kepada salah seorang calon taruna dari Polda Sumut atas nama Afgha Satriya Prayoga. Afgha, anak Sumarno yang berprofesise bagai wiraswasta, berdomisili di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. Afgha memperoleh penghargaan sebagai peserta seleksi calon taruna terbaik dalam bidang tes kemampuan manajerial," ungkap Ikhwaluddin, Rabu 31 Juli 2019.
Tiga penghargaan lainnya yakni jasmani, akademik dan nilai akhir diberikan kepada calon taruna dari Polda Metro Jaya. "Ini cukup membanggakan," sambungnya.
Ada sepuluh putra-putri asal Sumatera utara yang lolos mengikuti pendidikan Akademi Polisi (Akpol) di Semarang yang diumumkan pada 28 Juli 2019 kemarin. 8 putra dan 2 putri, masing-masing Daniel Cristopel Simangunsong, Felix O Joshua Tampubolon, Thohiro Muhammad Said Dalimunthe, Eginta Barus, Bima Argi Nugroho, Afga Satriya Prayoga, Jonathan Mark Silitonga, Ahmad Syahmuddin Rahmatul Ula Simatupang. Dan 2 putri yaitu Marrisa Ferbina, Vany Patricia Thesaura.
Sumarno, orangtua Afgha Satriya Prayoga yang dihubungi terpisah menyatakan bahwa anaknya Afgha sebelum mengikuti seleksi telah mempersiapkan diri sejak memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) seperti olahraga yang rutin dan belajar keras.
Sumarno menyatakan bahwa ianya telah mengikuti seluruh seleksi penerimaan Polri di Polda Sumut sejak pendaftaran hingga pengumuman panitia daerah di Polda Sumut. Semua dilakukan secara transparan dan tidak ada pengutipan-pengutipan apapun dan tidak ada calo-caloan.
"Proses seleksi di Polda Sumut saya ketahui bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clear and clean. Perolehan nilai peserta seleksi berdasarkan kemampuan masing-masing anak kita. Penilaian seluruh tahapan seleksi sangat transparan diketahui anak kita sendiri dan orang tuanya. Nilai langsung keluar sesaat setelah seleksi, tidak ada yang dapat menambahi atau menguranginya," kata Sumarno.
"Karenanya kami sangat berterima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Karo SDM Polda Sumut Kombes Pol Iketut Suardana, atas terwujudnya rekrutmen Polri di Sumut yang BETAH, clear dan clean," tambahnya.
Ketua LSM Lembaga Advokasi dan Bantuan untuk Hukum Demokrasi Indonesia (ABDHI Indonesia) Khomaidi Hambali Siambaton menghimbau kepada masyarakat, terutama putra-putri yang berminat menjadi anggota Polri agar mempersiapkan kemampuan diri semaksimal mungkin untuk ikuti seleksi dan jangan percaya kepada oknum calo. Harus percaya kepada kemampuan diri sendiri.
"Seluruh tingkatan proses seleksi Tamtama/Bintara/Taruni/Taruni Polri tahun 2019 saya ketahui terlaksana dengan sangat baik. Kemampuan diri sendiri yang menjadi acuan untuk lulus dan terpilih menjadi Tamtama/Bintara/Taruni/Taruni Polri. Belajar keras, olah raga rutin dan jaga kesehatan adalah modal utama untuk terpilih sembari selalu beribadah," tandas Khomaidi.
Proses seleksi aparatur negara seperti yang dilaksanakan Polda Sumut yang bersih, transparans, akuntabel dan humanis serta clear and clean, sambung Sekretaris Umum Polri Watch Siddik Surbakti sangat selalu diharapkan masyarakat. Pantas sekali masyarakat Sumut memberikan rasa hormat kepada Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto.
Ketua Umum Polri Watch Ikhwaluddin Simatupang didampingi Sekretaris Umum M. Akbar Siddik Surbakti menyatakan bahwa Polda Sumut telah sukses melaksanakan rekrutmen Tamtama/Bintara/Taruna dan Taruni Polri dengan memenuhi prinsip BETAH: Bersih, Transparans, Akuntabel dan Humanis serta Clear and Clean.
"Salah satu tolak ukur rekrutmen Polri oleh Polda Sumut yang telah memenuhi prinsip BETAH adalah diberikannya penghargaan kepada salah seorang calon taruna dari Polda Sumut atas nama Afgha Satriya Prayoga. Afgha, anak Sumarno yang berprofesise bagai wiraswasta, berdomisili di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. Afgha memperoleh penghargaan sebagai peserta seleksi calon taruna terbaik dalam bidang tes kemampuan manajerial," ungkap Ikhwaluddin, Rabu 31 Juli 2019.
Tiga penghargaan lainnya yakni jasmani, akademik dan nilai akhir diberikan kepada calon taruna dari Polda Metro Jaya. "Ini cukup membanggakan," sambungnya.
Ada sepuluh putra-putri asal Sumatera utara yang lolos mengikuti pendidikan Akademi Polisi (Akpol) di Semarang yang diumumkan pada 28 Juli 2019 kemarin. 8 putra dan 2 putri, masing-masing Daniel Cristopel Simangunsong, Felix O Joshua Tampubolon, Thohiro Muhammad Said Dalimunthe, Eginta Barus, Bima Argi Nugroho, Afga Satriya Prayoga, Jonathan Mark Silitonga, Ahmad Syahmuddin Rahmatul Ula Simatupang. Dan 2 putri yaitu Marrisa Ferbina, Vany Patricia Thesaura.
Sumarno, orangtua Afgha Satriya Prayoga yang dihubungi terpisah menyatakan bahwa anaknya Afgha sebelum mengikuti seleksi telah mempersiapkan diri sejak memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) seperti olahraga yang rutin dan belajar keras.
Sumarno menyatakan bahwa ianya telah mengikuti seluruh seleksi penerimaan Polri di Polda Sumut sejak pendaftaran hingga pengumuman panitia daerah di Polda Sumut. Semua dilakukan secara transparan dan tidak ada pengutipan-pengutipan apapun dan tidak ada calo-caloan.
"Proses seleksi di Polda Sumut saya ketahui bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clear and clean. Perolehan nilai peserta seleksi berdasarkan kemampuan masing-masing anak kita. Penilaian seluruh tahapan seleksi sangat transparan diketahui anak kita sendiri dan orang tuanya. Nilai langsung keluar sesaat setelah seleksi, tidak ada yang dapat menambahi atau menguranginya," kata Sumarno.
"Karenanya kami sangat berterima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Karo SDM Polda Sumut Kombes Pol Iketut Suardana, atas terwujudnya rekrutmen Polri di Sumut yang BETAH, clear dan clean," tambahnya.
Ketua LSM Lembaga Advokasi dan Bantuan untuk Hukum Demokrasi Indonesia (ABDHI Indonesia) Khomaidi Hambali Siambaton menghimbau kepada masyarakat, terutama putra-putri yang berminat menjadi anggota Polri agar mempersiapkan kemampuan diri semaksimal mungkin untuk ikuti seleksi dan jangan percaya kepada oknum calo. Harus percaya kepada kemampuan diri sendiri.
"Seluruh tingkatan proses seleksi Tamtama/Bintara/Taruni/Taruni Polri tahun 2019 saya ketahui terlaksana dengan sangat baik. Kemampuan diri sendiri yang menjadi acuan untuk lulus dan terpilih menjadi Tamtama/Bintara/Taruni/Taruni Polri. Belajar keras, olah raga rutin dan jaga kesehatan adalah modal utama untuk terpilih sembari selalu beribadah," tandas Khomaidi.
Proses seleksi aparatur negara seperti yang dilaksanakan Polda Sumut yang bersih, transparans, akuntabel dan humanis serta clear and clean, sambung Sekretaris Umum Polri Watch Siddik Surbakti sangat selalu diharapkan masyarakat. Pantas sekali masyarakat Sumut memberikan rasa hormat kepada Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto.
"Pemenuhan prinsip BETAH, Clear dan Clean menjadi motivasi yang sangat besar bagi seluruh putra-putri bangsa ini, khususnya yang di Sumatera Utara, untuk mencapai cita-cita sebagai aparatur negara melalui kompetisi yang sangat baik. Ini menjadi awal kelahiran Polisi yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter) seperti yang dicita-citakan Kapolri Jenderal Pol Muhamamad Tito Karnavian," kata Siddik Surbakti mengakhiri. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Kapolda Sumut Resmikan SPPG Polri dan 40 Rumah Dinas Personel Kompi II Batalyon A Brimob
Protes Lanjutan, Kapolri Didesak Tolak Banding Kompol DK dan Proses Pidana Segera
Polri Pastikan Blackout PLN Bukan Karena Sabotase
HIMMAH Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK
Pendiri KBPP Polri Tolak Calon Tunggal dan Minta Kapolri Tunda Munas Sampai Juni
Rapim Polda Sumut: Marwah Polri Wajib Dijaga Bersama
Komentar