BNN Bakar 20ribu Batang Ganja di Aceh Utara
Armand - Selasa, 23 Januari 2024 22:09 WIB
Raden Armand
Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membakar 20ribu lebih batang tanaman ganja di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/1/2024).
drberita.id -Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membakar 20ribu lebih batang tanaman ganja di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/1/2024).
BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom yang berada di lokasi menyebutkan perhitungan pemusnahan kali ini sekitar 11 ton ganja basah di tiga titik.
"Perkiraan tinggi batang ganja bervariasi, mulai 100-150 centimeter. Ada 22ribh pohon kurang lebih," katanya.
Sayangnya, Marthinus belum bisa memastikan status kepemilikan lahan. Apabila tanah itu bukan milik negara dan bersertifikat maka pihaknya akan melakukan penyitaan dengan alasan barang bukti.
Tanaman ganja itu dicabut hingga ke akar dan kemudian ditumpuk lalu dibakar. BNN melibatkan ratusan personel gabungan TNI/POLRI dan aparat pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Timnya juga mengaku terus mengejar pemilik, petani ataupun pekerja di lahan berisi tanaman ganja ini.
Marthinus mengaku, keberhasilan di awal tahun mampu menyelamatkan sekitar 54ribu jiwa dari ancaman narkoba.
"Jadi kita bisa dibayangkan, dari 10 ton ini jika kita tidak temukan dan (ganja) dibawa ke suatu tempat diperdagangkan secara gelap, bagaimana ini akan merusak secara fisik dan mental juga moral anak-anak bangsa kita," ujarnya.
SHARE:
Editor
: Armand
Tags
Berita Terkait
BNN Dukung Pemprov Sumut Terbitkan Perda Larangan Penggunaan Vape
BNN Tangkap 5 Tersangka Pod Vape Narkotika di Medan dan Deli Serdang yang Bahanya dari Kamboja
Polisi Bongkar Gudang Narkotika di Pekan Baru, Kejar Bandar dan Aset dari TPPU
Ijeck Ingatkan Sapma PP Sumut Jangan Terlibat Kriminal, Narkoba dan Begal
Menteri Imipas Diminta Copot Kepala Lapas Padangsidimpuan, Kapolda Sumut Evaluasi Kasat Narkoba
Wanita Pengedar Narkoba di Nagori Sei Torop Ditangkap Polisi Hingga Tertusuk Duri Sawit
Komentar