Warga Minta Camat Medan Perjuangan dan Kepling IX Dicopot
Surati Walikota dan Dewan Belum Ada Tanggapan
Redaksi - Senin, 22 Mei 2023 22:38 WIB
Poto: Istimewa
Warga darangi Kantor Walikota Medan.
drberita.id -Warga Lingkungan IX, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, mendatangi Kantor Walikota Medan, Senin 22 Mei 2023.
Mereka menuntut agar Camat Medan Perjuangan Zul Ahyudi Solin dan Kepala Lingkungan IX Sukarsih segera dicopot dari jabatannya. Tuntutan itu sudah lama. Bahkan warga telah layangkan surat berulang kali kepada Walikota dan DPRD Kota Medan, tapi belum ada tanggapan.
"Aksi diam warga ini karena tak tahu lagi harus mengadu kemana. Camat terkesan melindungi Kepling yang dinilai arogan dan disinyalir selalu mengutip uang tidak resmi kepada warga dalam berbagai urusan, termasuk adminduk," kata Hamdani Daulay selaku kordinator aksi.
Aksi yang didominasi kaum emak emak ini membentang poster berisi permohonan agar Walikota Medan Bobby Afif Nasution bertindak tegas kepada oknum camat dan kepling di jajarannya. Warga juga membawa korek kuping sebagai simbol permohonan mereka agar didengar.
Dalam pernyataan sikapnya warga mengurai awal mula konflik terjadi saat Kepling merusak saluran parit milik warga yang kebetulan selama ini berada di tanah milik Kepling. Padahal, dulunya orang tua Kepling memberikan jalur pembuangan ke sungai melintasi tepi rumah warga. Belakangan, sesudah orang tua kepling meninggal persoalan muncul.
Belakangan, persoalan itu didamaikan Lurah Sidorame Timur. Entah karena persoalan apa, oknum kepling merasa kesal sehingga mengundurkan diri dari jabatan. Selanjutnya, Lurah membuat BAP pertemuan itu dan melaporkannya kepada Camat.
Namun, beberapa saat kemudian, sejumlah warga menguraikan berbagai keburukan kinerja kepling dan lewat video singkat pengutipan liar. Warga meminta agar oknum kepling yang sudah hampir 20 tahun menjabat itu segera diberhentikan Camat.
Wargapun sudah mendatangi Kantor Camat pada 27 Maret 2023, tapi seperti disengaja oknum kepling membawa sejumlah preman dan melakukan intimidasi kepada warga. Camat pun tampaknya tidak mempersalahkan orang tidak beretika itu muncul. Padahal warga yang datang hanya 7 orang.
Belakangan, pada 6 April 2023, Camat melakukan mediasi, oknum Kepling, warga, Kepolisian dan TNI hadir. Warga menyampaikan semua unek unek dan meminta Kepling segera diganti. Camat pun berjanji akan mengevaluasi. Tapi, sampai saat ini, tidak ada langkah apapun dari Camat.
Selanjutnya, warga kirim surat ke Pemko Medan dan Gedung DPRD Medan sebagai tembusan, hingga kini belum mendapatkan jawaban yang jelas, sehingga warga sepakat ingin menjumpai Walikota Medan Bobby Afif Nasution, untuk menyampaikan langsung aspirasi warga yang meminta Kepling diganti. Namun sayang, Walikota belum dapat ditemui, paling tidak warga ingin Bobby mendengar keluhan warga.
Hamdani bertekad akan terus menyurati Walikota Medan untuk menuntaskan masalah. Jika Camat Medan Perjuangan tidak segera dicopot dan Kepling IX Sidorame Timur tidak diganti, warga khawatir akan muncul 'raja raja kecil' di Kecamatan dan Lingkungan, yang kelak mengotori niat baik Bobby Nasution untuk membangun Kota Medan.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Pembangunan Kantor Camat Tanjung Morawa Belum Selesai Sejak 2025, Pemkab Deliserdang Harus Transparan
PLN Harus Bayar Kerugian Warga Akibat Blockout
Protes Tanah Diserobot Pemkab Langkat, Keluarga Besar Alm Linggem Sembiring Makan Bersama di Kantor Camat
Koperasi Desa Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Tapi Pusat Ekonomi Warga Lengkap dan Modern
DPRD Medan Marah Bantuan Warga Dipotong Kepala Lingkungan, Camat: Sudah Kita Kasih SP1
Camat Medan Kota Luruskan RTH Jalan Turi Jadi Lokasi TPS Sementara Sambut Piala AFF U19
Komentar