Aktifis 98: Musyawarah Rakyat Relawan Jokowi Mubazir dan Kontra Produktif
Poto: Istimewa
Muhammad Ikhyar Velayati Harahap
drberita.id | Relawan garis keras Presiden Joko Widodo berencana akan mengadakan Musyawarah Rakyat Indonesia. Tujuan musyawarah katanya untuk menjaring aspirasi rakyat terkaitan Capres dan Cawapres 2024-2029.
Relawan Jokowi yang menyelenggarakan musyawarah rakyat tersebut adalah Projo, Seknas Jokowi, BaraJP, Relawan Buruh Sahabat Jokowi, RKIH, Duta Jokowi, Indeks, Jaman, Gapura, KIB, Almisbat, RPJB, Kornas Jokowi, serta GK.
Rangkaian Musyawarah Rakyat Indonesia rencananya diadakan di Solo pada 27 Agustus 2022 dan berlanjut di 34 ibu kota provinsi sampai awal Maret 2023.
BACA JUGA:
Meneladani Karakter Sunan Kalijaga, KPK Ajak Mahasiswa Tanamkan Nilai Antikorupsi
Menanggapi rencana musyawarah tersebut, Aktifis 98 Muhammad Ikhyar Velayati Harahap mengatakan rencana musyawarah tersebut mubazir dan kontra produktif bagi Presiden Jokowi.
"Acara ini harusnya bernama Musyawarah Relawan Jokowi, bukan musyawarah rakyat. Kalau musyawarah rakyat harusnya penyelenggara dan peserta yang diundang dan datang adalah tokoh masyarakat dari berbagai bidang yang kompeten, objektif, independen, dan selama ini bergerak dan berinteraksi dengan masyarakat akar rumput, seperti tokoh agama, tokoh perempuan, majlis ta'lim, simpul mahasiswa, tokoh adat, akademisi dan lainnya. Mereka inilah yang selama ini merekam aspirasi rakyat bawah serta yang dipercaya oleh rakyat. Jika bukan mereka penyelenggara dan fasilitatornya, maka kegiatan ini mubazir dari segi waktu, dana dan menghasilkan kontraproduktif bagi Presiden Jokowi," kata Ikhyar Velayati dalam siaran persnya, Kamis 30 Juni 2022.
Ikhyar melanjutkan, kenapa kegiatan tersebut dikatakan mubazir; pertama, alasannya 14 Relawan Jokowi tersebut tidak mengakar di masyarakat, tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat bahkan tidak dikenal oleh masyarakat luas.
Kedua, bahwa selama ini Relawan Jokowi paskah Pilres 2019 justru berjarak dengan masyarakàt.
"Jadi bagaimana mungkin mereka mampu menyerap aspirasi masyarakat jika Relawan Jokowi selama ini justru berjarak dengan rakyat, khususnya umat Islam pendukung Jokowi yang tersebar dan terkonsentrasi di majlis ta'lim dan pengajian," tegasnya.
Ikhyar juga mengatakan dinamika dan kimiawi politik pilpres menjelang 2024 sudah berubah.
"Dinamika dan kimiawi politik pilpres 2024 berbeda dengan pilpres sebelumnya. Rakyat saat ini lebih percaya dengan tokoh dan simpul yang intens bergerak dan berinteraksi dengan akar rumput di bawah seperti akademisi di kampus, tokoh agama di masjid atau rumah ibadah agama lainnya, majlis ta'lim, pelaku UMKM, simpul komunitas, dan lainnya. Bukan orang orang yang selama ini bergerak di awang awang dan memposisikan diri sebagai menara gading," katanya.
BACA JUGA:
Mahasiswa Ajak KPK Turun ke Labuhanbatu Tangani Kasus Perjalanan Dinas Fiktif DPRD
Justru kata Ikhyar, Relawan Jokowi saat ini tidak dipercaya oleh rakyat karena tidak pernah turun ke bawah, dan hadir pun ke bawah hanya saat ada momentum politik.
Ikhyar memaklumi kebutuhan Presiden Jokowi untuk menyerap asprasi rakyat berkaitan dengan suksesi kepemimpinan nasional untuk menjaga kesinambungan pembangunan.
"Saya memaklumi kebutuhan Jokowi merekam dan mengakomodir aspirasi rakyat saat ini sebagai dasar untuk menyusun program dan strategi agar suksesi kepemimpinan nasional berjalan lancar dan terjadi kesinambungan pembangunan yang menguntungkan rakyat. Oleh karena itu, Presiden Jokowi harus cermat mencari penyelenggara Musyawarah Rakyat Indionesia ini, dan haruslah benar benar tokoh yang dipercaya oleh rakyat bawah," ucap Ikhyar yang akrab disapa Kesper.
"Tentu Presiden Jokowi tidak ingin kegiatan ini bernama musyawarah rakyat tetapi sebenarnya malah sosialisasi capres pesanan," tutupnya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Aktivis 98 Bram Manurung Dukung Kejagung Bongkar Korupsi Eks HGU PTPN 2
200 Ahli Hukum di Sumut Siap Kawal AMIN Menang Pilpres 2024
Ehang 216, Heli IMI Tanpa Pilot Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi ke Afrika, Pengusaha Mozambique dan Pebisnis Indonesia Sepakat Majukan Perdagangan Dua Negara
Romo Syafi'i Hadiri Peresmian Posko Prabowo Presiden 2024 di Kabupaten Asahan
Penetapan Tersangka Sekjend Nasdem Kental Nuansa Politik
Komentar