Hasbil: Harga BBM Naik di Era SBY Ternyata Tangisan Palsu

- Selasa, 12 Juli 2022 17:45 WIB
Hasbil: Harga BBM Naik di Era SBY Ternyata Tangisan Palsu
Poto: Istimewa
Hasbil Mustaqim Lubis
drberita.id | Naiknya berbagai harga kebutuhan seperti TDL listrik, LPG, dan terkini kenaikan harga BBM, menjadi perhatian serius.

Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis pun menyindir keras kebijakan pemerintah lewat akun media sosial twitter miliknya.

"Mereka naikkan harga BBM, TDL Listrik, LPG, gak ada mahasiswa yan aksi, rakyat gak demo, enak kan rezim ini? Di kritik di medsos di belain buzzer laknat. Kurang enak apa lagi rezim ini? Tangisan mereka ketika harga BBM naik di era SBY ternyata tangisan PALSU," tulus Hasbil di twitter, Selasa 12 Juli 2022.
Sebagaimana diketahui, kenaikan harga BBM ini sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak (BBM) umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
BACA JUGA:
Polrestabes Medan Belum Tangkap 5 Tersangka Pemerkosaan Anak 12 Tahun
"Dengan kenaikan harga BBM, harga Pertamax Turbo (RON 98) yang sebelumnya dijual Rp 14.500 - Rp 15.100 per liter naik menjadi Rp 16.200 - Rp 16.900 per liter," kata Hasbil.
"Selanjutnya, harga Dexlite (CN 51) dari sebelumnya dijual Rp 12.950-Rp 13.550 per liter naik menjadi Rp 15.000 - Rp 15.700 per liter. Sedangkan harga Pertamina Dex (CN 53) yang semula dijual Rp 13.700 - Rp 14.300 per liter, naik menjadi Rp 16.500 - Rp 17.200 per liter," jelas Hasbil.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru