Lempabudti YIHLP Minta Batalyon 469 Kopasgat Lestarikan Barongsai dan Tarian Liong

- Jumat, 12 Agustus 2022 16:23 WIB
Lempabudti YIHLP Minta Batalyon 469 Kopasgat Lestarikan Barongsai dan Tarian Liong
Poto: Istimewa
Pengurus Lempabudti YIHLP dan Wadanyon 469 Mayor Pas. Suherfin Hardy Lubis.
drberita.id | Lembaga Pelestarian Budaya Tionghoa Yayasan Istana Harta Lima Penjuru (Lempabudti YIHLP) melakukan kunjungan kerja ke Batalyon 469, Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), pada Kamis 11 Agustus 2022.

Rombongan Lempabudti YIHLP diterima Wadanyon 469 Kopasgat Mayor Pas. Suherfin Hardy Lubis, mewakili Danyon Letkol Pas. Ronni Cahyo Setiawan yang sedang berdinas ke luar daerah.

Rombongan Lempabudti yang hadir Ketua Pembina YIHLP Ade Chandra, Bendahara Nurhayaty, tokoh muda peduli Kebudayaan Tionghoa Edy Candra, Penggiat Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI Wilayah Tugas Kabupaten Deliserdang Windra Hardi Purba, dan Ketua Umum Satkom Trisula Ediyanto Chandra, Lie B.A (Hons).
Kunjungan kerja Lempabudti YIHLP ke Batalyon Komando 469 untuk menjalin tali silaturahmi dan sinergitas kemitraan dengan institusi TNI AU untuk program kerja yang dapat ditampilkan ke publik dalam menjalin hubungan kebersamaan antar etnis dan budaya.

Sebagai barometer TNI turut menjaga kebudayaan di luar tugas pokok sebagai garda terdepan dalam menegakan kedaulatan negara serta mempertahankan keutuhan NKRI.
BACA JUGA:
Anggota TNI Amankan Senjata Api Rakitan di Perbatasan RI-Malaysia
Ketua Pembina YIHLP Ade Chandra mengapresiasi Danyon 469 Kopasgat atas dukungan dan partisipasinya dalam rangka melestarikan Budaya Tionghoa, yaitu jenis tarian naga atau barongsai, dan tarian liong. Dimana tarian ini bukti nyata TNI hadir dalam memajukan kebudayaan, khususnya Budaya Tionghoa.
Ade juga berharap Kopasgat dapat memperagakan tarian liong/naga di tengah masyarakat sebagai salah satu wujud dalam mempersatukan masyarakat Indonesia yang multi etnis dan multikultural khususnya di Sumatera Utara.

"Dalam waktu dekat Lempabudti YIHLP bisa berkolaborasi dengan Satkom Trisula dan Kopasgat 469 untuk menyelenggarakan Parade Akbar Multietnis Sumatera Utara," ungkap Ade.

Wadanyon 469 Kopasgat Mayor Pas. Suherfin Hardy Lubis menyampaikan permohonan maaf karena Danyon tidak dapat hadir menyambut kedatangan rombongan, berhubung masih dalam tugas menjaga kedaulatan NKRI di Provinsi Papua.

"Beliau juga sangat mendukung sepenuhnya audiensi dari Lempabudti dan akan segera menindak lanjuti program kerjasama usai kembali dari kedinasan," ucap Suherfin.
Sebagai salah satu tokoh muda peduli Kebudayaan Tionghoa Edy Candra menyampaikan terima kasih atas perhatian Kopasgat terhadap budaya yang ada di NKRI terutama Budaya Tionghoa.
BACA JUGA:
Satgas Kodim Maluku Perbaiki Pipa Air Bersih di Hutan Desa Luhu
"Semoga ke depannya Kopasgat bisa lebih banyak berbuat untuk perkembangan budaya budaya lain yang ada di NKRI yang kita cintai ini," katanya.

Penggiat Budaya Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI wilayah tugas Kabupaten Deliserdang Windra Hardi Purba menyampaikan terima kasih atas sambutan Wadanyon kepada Lempabudti dan penggiat budaya.

"Tugas TNI menjaga kedaulatan NKRI serta dengan adanya partisipasi Batalyon Komando 469 Kopasgat merupakan modal penting dalam pemajuan kebudayaan di NKRI," katanya.
Windra juga memaparkan bahwa penggiat budaya akan terus mendorong dan mendampingi lembaga kebudayaan masyarakat untuk bersinergi dengan TNI dalam informasi akses pemajuan kebudayaan dan program program Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI sesuai Undang Undang Nomor 05 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Akhir pertemuan tersebut rombongan pun diajak Wadanyon 469 untuk melihat secara langsung alat alat kesenian tradisional Kebudayaan Tionghoa berupa media tarian liong atau naga juga barongsai.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Tni
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru