Mahasiswa Sumut Tolak Agus Fatoni, Ini Alasannya
Syarat Kepentingan Politik dan Perkaya Diri
Redaksi - Senin, 24 Juni 2024 23:40 WIB
Poto: Istimewa
Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu
drberita.id -Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu menolak Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni. Penolakan itu akan disampaikan melalui aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubsu dan DPRD Sumut, pada Selasa 25 Juni 2024.
"Sehubungan dengan adanya pergantian Pj Gubsu ini, kami menduga ada syarat kepentingan politik, sehingga nantinya tidak akan memaksimalkan pembanguan di Sumut," kata Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Ikatan Labuhan Batu Raya, Irham Sadani Rambe, saat dikonfirmasi, Senin 24 Juni 2024.
"Kami juga menduga banyak permasalahan Agus Fatoni selama menjabat sebagai Pj Gubenur Sumsel. Hal itulah tentunya kami menolak Agus Fantoni sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara," sambungnya.
Irham pun membeberkan sejumlah alasan penolakan Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu pada aksi unjuk rasa yang akan digelar.
Pertama, kata Irham, menolak Agus Fatoni sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara yang kami duga sarat akan kepentingan politik.
"Banyak putra putri daerah asal Sumatera Utara yang lebih layak dan memenuhi persyaratan untuk menjadi Pj Gubernur Sumatera Utara. Kami menolak orang luar menjabat sebagai Pj Gubernur di Sumatera Utara," kata Irjam.
Kedua, lanjut Irham, Agus Fatoni selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sumatera Selatan dikabarkan banyak lalai akan tanggung jawabnya.
"Sehingga kami khawatirkan pembangunan di Sumatera Utara semakin memburuk," katanya.
Ketiga, tegas Irham, Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu menduga Agus Fatoni selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sumsel dikabarkan melakukan penggelembungan harta dengan menyalahgunakan jabatan, serta melakukan dugaan jual beli jabatan.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kelompok Mahasiswa Geruduk Kejati Sumut, Desak Kasus Daerah Hingga Intervensi TNI ke Kortas Tipikor Polri
Mobil Ditarik Leasing ACC, Mahasiswa UMSU Lapor ke Polrestabes Medan Belum Ada Kejelasan
Tuduhan Recehan Untuk Memecah Gerakan Mahasiswa
Apakah Mahasiswa Masih Menjadi Aktor Sejarah Indonesia?
Aktivis 98 Sebut Pemerintah Menggembosi Aksi Mahasiswa
Kelompok Mahasiswa Sampaikan Persoalan MBG, BBM, dan KDMP ke DPRD Medan
Komentar