PERMAK Duga Kepala BKD Sumut Manfaatkan Sisa Jabatan Gubsu
Untuk Kelompok dan Pribadi
Redaksi - Kamis, 13 Juli 2023 10:37 WIB
Poto: Istimewa
Safruddin Nasution.
drberita.id -Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Permak) menduga ada kepentingan kelompok dan pribadi di balik pelantikan 53 pejabat eselon 3 dan 4 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) pada Rabu 12 Juli 2023 kemarin.
Kesan negatif pun muncul menjelang akhir masa jabatan Edy Rahmayadi sebagai Gubsu. Kabarnya, ada kotak katik jabatan untuk mendapatkan keuntungan.
"Sisa masa jabatan Gubsu Edy Rahmayadi yang tinggal kurang lebih 2 bulan ini, diduga dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok dan pribadi mencari keuntungan," ungkap Ketua Umum PERMAK Asril Hasibuan di Medan, Kamis 13 Juli 2023.
Kepala BKD Sumut Safruddin Nasution paham betul dengan situasi ini. Asril menduga Gubsu Edy Rahmayadi tidak mengetahuu apa yang terjadi di balik pelantikan 53 pejabat eselon 3 dan 4 tersebut. Apakah murni rotasi kinerja jabatan atau ada sesuatu yang disembunyikan.
Menurut Asril, Kepala BKD Sumut Safruddin Nasution yang mengatur semua jabatan yang dilantik. Gubsu hanya melantik dan menandatangai surat keputusan (SK) pejabat eselon yang dilantik.
"Siapa orangnya yang dilantik Gubsu tak tahu, hanya Safruddin yang tahu dan kelompoknya," ucapnya.
Gonjang ganjing negatif pun melebar ke publik, sambung Asril, bahwa dugaan ada nilai yang harus disiapkan untuk mendapatkan jabatan. Beberapa kali pelantikan yang dilakukan terkesan dipaksakan. Sehingga sampai terjadi pemeriksaan oleh kejaksaan terhadap Safruddin.
"Infonya demikian. Siapa saja yang mau dilantik diatur oleh Kepala BKD, tanpa tahu Gubsu. Sebab akibatnya kenapa dilantik dan kenapa nonjob. Copot Kepala BKD! Kejaksaan harus lanjutkan pemeriksaan dugaan pungli jabatan Safruddin yang sudah diperiksa," tegas mantan Sekretaris PC Himmah Medan ini.
Jangan sampai di akhir masa jabatan, Gubsu Edy Rahmayadi jadi semakin kewalahan. Apa lagi Edy berencana maju kembali di Pilgubsu tahun 2024 mendatang.
"Kita prihatin dengan Gubsu. Dia percaya dengan stafnya. Tetapi stafnya yang tidak benar kerjanya. Banyak keluhan PNS sampai ke kita. Rotasi dan pelantikan jabatan sudah seperti waktu yang menakutkan," tandas Asril Hasibuan.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Sidang Korupsi DJKA, Uang Untuk Pilpres dan Pilgubsu, Hakim: Minta KPK Hadirkan Budi Karya dan Lokot Nasution
Buruh Sumut Gruduk Kantor Gubsu Bobby Nasution Tuntut Kenaikan UMP 10,5% dan Perumahan Subsidi
KPK Diminta Periksa Mantan Pj Gubsu Agus Fathoni dan 4 Orang Lainnya Agar Terungkap Pergeseran APBD Sumut
Buruh Batal Demo ke Polda dan Kantor Gubsu, Fokus ke DPRD Sumut
Ribuan Buruh 28 Agustus Akan Demo Kantor Gubsu, Polda, dan DPRD Sumut
Kaum Buruh Siap Dukung Program Gubsu Bobby Nasution, Asalkan Tuntutan Dipenuhi
Komentar