Medan Dikepung Deliserdang
Redaksi - Minggu, 16 Mei 2021 10:14 WIB
Foto: Ilustrasi
Kantor Pemko Medan
drberita.id | Geografis Kota Medan sangat identik dengan Kabupaten Delisersang. Dua daerah di Provinsi Sumatera Utara, ini sangat sulit untuk dipisahkan dari segala pemenuhan kehidupan sektoral bagi warganya.
Mulai dari sektor kebutuhan pribadi hingga kebutuhan umum, dipastikan sangat sulit terpisahkan. 21 kecamatan di Kota Medan, saat ini sudah tidak seimbang antara jumlah penduduk dengan kawasan bisnisnya.
Kebijakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang ingin memperluas wilayah Kota Medan, sangat tepat dan masuk akal dengan kondisi dan situasi yang ada saat ini. Dengan jumlah lahan eks HGU seluas 5.800 hektare, lebih sesuai dengan daftar nominatif yang dibebaskan seluas 3.200 hektare sangat pantas wilayah Kota Medan diperluas.
Alasannya pun sangat sederhana dan masuk akal. Dari lahan yang dibebaskan seluas 3.200 hektare tersebut, hampir seluruhnya berada di Kabupaten Deliserdang, yang berbatasan langsung dengan Kota Medan. Dengan kondisi geografis ini, Walikota Medan Bobby Nasution dipastikan sangat mudah membangun Kota Medan menjadi Kota Metropolitan, di luar Kota Jakarta.
Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) yang menjadi objek fital utama di Sumatera Utara, diketahui dekat dengan Kota Medan dan sangat berpotensi menjadi syarata utama pengembangan wilayah. Tidak dipungkiri, akses jalan menuju ke bandara akan menjadi sektor makro dan mikro penopang perekonomian untuk Kota Medan, dan Kabupaten Deliserdang, maupun Provinsi Sumatera Utara.
Kemudian, rancangan tata ruang wilayah (RTRW) Medan dan Deliserdang akan semakin terlihat jelas. Akan semakin mudah khususnya buat Kota Medan untuk memetakan kawasan pemukiman dengan kawasan fasilitas umum. Begitu juga dengan kawasan perkantoran pemerintahan.
Jadi, kebijakan yang dibuat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi adalah respon positif bagi Walikota Medan Bobby Nasution untuk memperluas wilayah dan membuat Kota Medan menjadi kota yang berkah.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Imigrasi Ungkap Penangkapan Jaringan Love Scamming di Kota Medan, 7 WNA dan 31 WNI Diamankan
Masalah Banjir Sempakata, Ketua DPRD Kota Medan Langsung Tegur Kepala Dinas Khairul Azmi
Rico Waas Dapat Pujian, Rakernas APEKSI 2026 Kota Medan Dinilai Sukses
Rommy Van Boy Ajak Masyarakat Kota Medan Kolaborasi Perangi Peredaran Narkoba
Rokok Polos Tanpa Pita Cukai di Kota Medan Jadi Perhatian
Ratusan Guru dan Tenaga Pendidik Kota Medan Bangga Ber-Washliyah
Komentar