Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan di Rutan Medan Diikuti Narapidana

Redaksi - Rabu, 16 Juli 2025 19:40 WIB
Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan di Rutan Medan Diikuti Narapidana
Poto: Istimewa
Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025 di Rutan Medan.
drberita.id -Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025 resmi dibuka dan dilaksanakan secara terpusat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, pada Rabu 16 Juli 2025.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 10 orang Narapidana atau Warga Binaan Rutan Kelas I Medan didampingi oleh Petugas BHPT. Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya juga mengikuti pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan tersebut.

Acara dibuka secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara Hamdi Hasibuan.

Pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta perkemahan yang terdiri dari narapidana atau warga binaan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian berbasis kepramukaan yang digelar rutin setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam sambutan tertulis Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, yang dibacakan oleh Hamdi Hasibuan, disampaikan bahwa perkemahan tersebut mengusung tema 'Tangguh Dalam Cobaan, Tumbuh Dalam Pembinaan'.

Tema ini menggambarkan komitmen pemasyarakatan untuk tidak hanya mempersiapkan narapidana atau warga binaan menyelesaikan masa pidananya, tetapi juga membentuk mereka menjadi pribadi yang kuat dan siap kembali ke tengah masyarakat.

"Proses pemasyarakatan tidak hanya tentang penyelesaian hukuman, tetapi juga tentang membina manusia agar menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri," ujar Hamdi Hasibuan saat membacakan sambutan Kakanwil.

Lebih lanjut Kakanwil menekankan bahwa kegiatan perkemahan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan merupakan wadah pembentukan karakter, penanaman nilai nilai moral, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab bagi narapidana atau warga binaan.

"Kami ingin perkemahan ini menjadi wahana yang menginspirasi perubahan positif, baik bagi warga binaan maupun seluruh stakeholder pemasyarakatan," tegasnya.

Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025 menjadi media pembinaan integral yang melibatkan kegiatan fisik, spiritual, intelektual, dan emosional.

Nilai nilai kepramukaan seperti disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial menjadi dasar utama dalam kegiatan, sejalan dengan tujuan akhir pemasyarakatan yakni membentuk narapidana atau warga binaan yang mampu menjalani hidup bermasyarakat dengan baik, taat hukum, dan produktif.

Perkemahan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif terhadap narapidana atau warga binaan, tetapi juga memperkuat sinergi antar pihak yang terlibat dalam sistem pemasyarakatan.

Dalam penutup sambutannya, Kakanwil berpesan kepada narapidana atau warga binaan untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik dalam kehidupan mereka.

"Kesalahan di masa lalu bukanlah akhir dari segalanya. Gunakan waktu pembinaan ini untuk bangkit dan memperbaiki diri. Jadilah insan yang tidak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga memberi inspirasi dan kontribusi positif bagi lingkungan," pungkasnya.

Kepada para petugas pemasyarakatan, Kakanwil juga menyampaikan apresiasi dan harapan agar terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan empati, serta tidak lelah menjadi jembatan perubahan bagi narapidana atau warga binaan.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025 resmi dibuka, ditandai dengan semangat kebersamaan, pengabdian, dan ketulusan dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pemulihan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru