PHL DPRD Medan Diancam Dipolisikan, Ketua Gerindra Sumut: Sebaiknya Dibawa ke Ranah Hukum
Redaksi - Rabu, 28 Desember 2022 18:23 WIB
Poto: Istimewa
Gus Irawan Pasaribu.
drberita.id | Penelusuran atas pengakuan Pegawai Harian Lepas (PHL) IDS mengaku diancam akan dilaporkan ke polisi via pesan Whats App dan rumah orangtuanya didatangi pengurus Partai Gerindra Medan Marelan, menemukan fakta baru.
Ternyata ada dugaan campur tangan anggota DPRD Medan Haris Kelana Damanik (HKD) dalam masalah tersebut.
HKD kepada media, Rabu 21 Desember 2022 mengatakan, dirinya telah mencetakan transaksi di tabungan PHL Sekretariat DPRD Medan berinisial IDS ini di Bank Sumut.
"Itu lengkap semua bang. Tak ada mengambil uang gaji segala macam. Setelah aku datang ke bank, kan tak bisa kalau enggak yang punya rekening mencetak dari pada rekening koran, nah tapi karena aku langsung ke sana dicetak. Dia (IDS) yang ngambil gajinya. Sementara itu dari masalah itu si Indra ini yang pegang ATM, digosipkan diisukan si Indra yang ambil duit itu," kata HKD.
HKD pun mengaku menyuruh pengurus Indra Heriadi yang merupakan Sekretaris Partai Gerindra Medan Marelan, dan kader lainnya untuk mendatangi rumah IDS dan menemui orangtuanya.
BACA JUGA:
Ngendap 6 Tahun, Akhirnya Kontraktor Pengadaan Mobil Dinas Bank Sumut Disidangkan
"Jadi kubilang gini aja, ngapain kalian recok recok. Coba datangi ke rumahnya (IDS), jumpai orangtuanya. Karena dia (IDS) selama ini enggak mau ketemu, ngelak ngelak terus. Nah, akhirnya diakui mamaknya. Bahwasanya dia ambillah uang itu melalui Mbanking si Intan dipindahkan ke Rekening," ujarnya.
"Jadi kalau abang bilang masalahnya dia, si Indra ngambil duit atau apa, itu kebalik. Seharusnya yang kita, kalau bisa yang kita apakan si Intannya gitu. Yang pertama di dalam kontrak itu jelas bang. Memutuskan dan yang memutuskan ada undang undangnya, apalagi dia mempunyai surat mengundurkan diri, kenapa diambilnya gajinya. Sementara uang yang menggantikannya membutuhkan gaji itu," terang Haris.
Menanggapi pemberitaan media, Ketua Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, Minggu 25 Desember 2022 mengaku, mendukung masalah dugaan teror ke PHL Setwan Medan ini dibawa ke ranah hukum guna terungkap kebenarannya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Badan Kehormatan DPRD Medan Akan Panggil Anggota Dewan AT
Anggota DPRD Medan Romi Van Boy Ajak Warga Perangi Narkoba dan Geng Motor
Komisi III DPRD Medan Minta PLN Beri Kepastian Kompensasi atas Dampak Blackout
Kelompok Mahasiswa Sampaikan Persoalan MBG, BBM, dan KDMP ke DPRD Medan
Ketua DPRD Medan Kecewa Sama Gubernur Sumut, Jadi Batal Undangan ke Republik Rakyat Tiongkok
DPRD Medan: Dari Blackout PLN, Warga Berhak Terima Kompensasi 35 Persen
Komentar
Berita Terbaru
2 Wanita Cantik Diamankan dari Dalam Kamar Tempat Hiburan Malam di Nagori Marihat Bukit
DDW Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan V
Baron Bisa Jadi Tersangka Korupsi Smartboard Langkat, Kejati Sumut: Belum Ada Surat Perintah
Proyek Drainase di Komat II Medan, Julianto: Lurah Diduga Budidayakan Praktik Korupsi
Kabar Aparat Penegak Hukum Sudah Terkondisikan, LPJU Dinas Perhubungan Medan Masuk Radar KPK
Investor Asing Bangun Kereta Gantung di Danau Toba
Sutrisno Pangaribuan: HKBP Kena Prank! Bobby Persiapkan Sulaiman Harahap Jadi Sekda Provsu