Ratusan Guru Madrasah 2 Kabupaten Kota Ikut Pelatihan Kemenag RI
drberita.id -Tenaga Ahli Kemenag RI Hasan Basri Sagala membuka pelatihan PKG - PKB guru madrasah dari 2 kabupaten kota di Aula MAN 2 Kota Padangsidimpuan, Jumat 24 Maret 2023. Para guru datang dari Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pelatihan tersebut diikuti ratusan guru dengan materi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kementerian Agama.
Hadir dalam kegiatan dari Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumatera Utara Wira Darma, Kakan Kemenag Kota Padang Sidempuan Masir Rambe, Kakan Kemenag Kabupaten Tapsel Ihwan Nasution.
Tenaga Ahli Kemenag RI Hasan Basri Sagala mengatakan guru adalah mengawal akhlak, dan menanamkan budi pekerti anak didik untuk menghadapi perkembangan zaman yanh semakin modren.
"Metode pendidikan pun harus betul betul dikuasai, jadi manfaatkan momen ini sebaik mungkin agar ada peningkatanknowledge, skill, dan atittude untuk guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama," ucap Hasan.
Menurut Hasan, titik temu tidak akan pernah bisa diwujudkan jika tidak tumbuh dari sebuah pemahaman, sikap dan perilaku masyarakat yang mampu mendialogkan berbagai kepentingan, harapan, cita cita, serta ragam keinginan.
"Sebagaimana kita ketahui, bangsa Indonesia adalah negara kesepakatan (Daarul'ahdi) dengan menemukan titik temu dalam bentuk moderasi beragama, dan itu harus ada bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Hasan juga menekankan paradigma moderasi beragama meniscayakan setiap umat beragama bersikap insklusif, asimilatif, dan adaptif, agar mampu mendorong terjalinnya pergaulan lintas budaya, iman, dan peradaban. Di sinilah moderasi beragama berperan menyatukan Indonesia dengan prinsip penghormatan terhadap perbedaan dan penghargaan budaya lokal.
"Kepada para guru, saya berpesan agar dapat menyampaikannya kepada peserta didik dan lingkungan sekitarnya," kata Hasan.
Moderasi Beragama, lanjut Hasan, merupakan sebuah proses kehidupan yang tidak pernah berhenti (long live time process), hingga menemukan pada satu titik netral (tidak ekstrem), baik kanan maupun kiri yang berbasis pada implementasi esensi ajaran agama itu sendiri.
Wira Darma mewakili Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumut menyampaikan setelah pelatihan selesai dilaksanakan, mewajibkan untuk menyebarkan materi pelatihan yang diterima dari Tenaga Ahli Kemenag RI.
"Ingat, tidak semua ASN seberuntung bapak dan ibu sekalian mendapatkan pelatihan seperti ini, pergunakan waktu yang baik agar mendapatkan prestasi yang terbaik," kata Wira.
Serius Perangi Pungli LKS Madrasah di Medan - Deliserdang, IPNU Sumut Buka Posko Pengaduan dan Dumas ke APH
Kejati Sumut Terima Dumas Dugaan Pungli Pengadaan LKS Madrasah di Medan dan Deliserdang
Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Desa Sekumur Aceh Tamiang: Jangan Pergi
Puluhan Guru Muda Gelar Sekolah Rakyat Untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana di Aceh
Dewan Guru Besar USU Gelar Seminar Internasional 2025